MotoGP

Aturan Baru Sistem Penalti di MotoGP 2019, Valentino Rossi Langsung Coba dan Mendukung

Seiring penyelenggaraan MotoGP 2019 yang akan dimulai bulan depan, akan ada penerapan aturan baru termasuk aturan sistem penalti baru.

Aturan Baru Sistem Penalti di MotoGP 2019, Valentino Rossi Langsung Coba dan Mendukung
Instagram/@yamahamotogp
Valentino Rossi mendukung aturan penalti baru MotoGP 2019 

SURYAMALANG.COM - Gelaran balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP edisi tahun 2019 akan segera bergulir.

Seiring penyelenggaraan MotoGP 2019 yang akan dimulai bulan depan, akan ada penerapan aturan baru termasuk aturan sistem penalti baru bagi para pembalap yang melanggar.

Pebalap yang dinilai melanggar aturan nantinya tidak lagi diberi sanksi turun posisi, tapi akan harus membalap sesuai jalur khusus hukuman.

Aturan penalti baru bagi pebalap MotoGP itupun sudah mulai diuji cobakan seiring tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan lalu.

Selamat! Syahrini Resmi Jadi Istri Reino Barack, Prosesi Ijab Kabul Lancar Disaksikan Quraish Shihab

Timnas U-22 Indonesia Tak Hanya Juara Piala AFF U-22 2019, Juga Borong Rekor dan Penghargaan Ini

Rizky Febian Akhirnya Mengakui Calon Istri Sule, Sudah Sejauh Ini Hubungan Mereka

Penampilan Maia Estianty di Pernikahan Syahrini & Reino Barack, Potret Close Upnya Curi Perhatian

Para rider yang turun pada hari pertama tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (23/2/2019), diminta untuk mencoba melewati area bertanda pada run-off di luar tikungan 6.

Saat ini, MotoGP tengah menguji sistem penalti terbaru untuk menggantikan sistem penalti lama yang menghukum pembalap turun satu posisi saat balapan.

Peraturan dari sistem baru ini adalah setiap pembalap yang dipenalti akan dipaksa melewati area tertentu, ditandai jauh dari racing line ideal sehingga membuat mereka kehilangan waktu.

Salah satu rider yang mencoba sistem baru tersebut adalah pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi.

Pembalap Italia berjulukan The Doctor itu menilai sistem baru itu lebih adil dalam menghukum pembalap dari pada sistem sebelumnya.

Sirkuit Mandalika Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021, Juga Tuan Rumah World SuperBike

Helm Baru Valentino Rossi untuk MotoGP 2019, Simak Detail dan Fotonya di Tes Pra Musim Sepang

Rossi tidak menampik jika sistem baru ini sangat rumit. tetapi bagi dia, hukuman ini lebih adil ketimbang harus turun satu posisi saat menjalani balapan.

“Bagi saya itu lebih tepat dibanding menjatuhkan (penalti turun) satu posisi, karena kadang-kadang Anda kehilangan setengah detik, tetapi kadang-kadang Anda kehilangan lima detik," ucap Rossi.

Valentino Rossi mencoba dan mendukung penerapan aturan penalti baru di MotoGP 2019
Valentino Rossi mencoba dan mendukung penerapan aturan penalti baru di MotoGP 2019 (Instagram/@yamahamotogp)

Komentar atas ujicoba sistem baru itu juga datang dari pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso.

Meski tidak menguji metode baru ini, tetapi Dovizioso mengatakan mayoritas pembalap setuju dengan peraturan ini.

"Kami berbicara di Komisi Keselamatan, saya pikir itu ide yang sangat bagus. Sepertinya hampir setiap pengendara berpikir itu adalah ide yang baik," ucap Dovizioso yang dikutip Juara.net dari Motorsport.

"Sayangnya, saya tidak mengujinya, satu-satunya masalah adalah trek yang kotor, pasti itu licin. Namun, bagaimanapun ketika Anda mendapat penalti, itu karena Anda membuat kesalahan sehingga pada akhirnya saya pikir itu ide yang bagus,” kata dia lagi.

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Bola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved