Kota Batu

GALERI FOTO - Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu

TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu mengarak Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu,

GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - pawai-ogoh-ogoh-dusun-junggo-kecamatan-bumiaji-kota-batu.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Prosesi persembahyangan umat Hindu dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.
GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - pawai-ogoh-ogoh-dusun-junggo-kecamatan-bumiaji-kota-batu4.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Prosesi persembahyangan umat Hindu dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.
GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - pawai-ogoh-ogoh-dusun-junggo-kecamatan-bumiaji-kota-batu42452.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu mengarak Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.
GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - taur-agung-kesanga-umat-hindu-mengarak-ogoh-ogoh.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu mengarak Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.
GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - taur-agung-kesanga-di-lapangan-dusun-junggo-kecamatan-bumiaji-kota-batu.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu membakar Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.
GALERI FOTO -  Pawai dan Pembakaran Ogoh-ogoh di Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu - taur-agung-kesanga-di-lapangan-dusun-junggo-kecamatan-bumiaji-kota-batu63.jpg
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu membakar Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019). Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.

TAUR AGUNG KESANGA - Umat Hindu mengarak Ogoh-ogoh dalam upacara keagamaan Taur Agung Kesanga di Lapangan Desa Junggo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (6/3/2019).

Upacara Taur Agung Kesanga yang ditutup dengan arak-arakan serta pembakaran Ogoh-ogoh yang digelar satu hari menjelang hari raya Nyepi ini bermakna musnahnya angkara murka.

Ritual itu diikuti sekitar 800 orang. Bedanya dari tahun kemarin, tahun ini lebih dimantapkan wujud bakti kepada pemerintah.

Pembina Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Batu Kombes Pol Sang Nyoman Astawa mengatakan rangkaian masih sama, ada ogoh-ogoh yang diarak lalu dibakar.

“Tahun ini karena tahun pemilu, kami memilih tema Pemilu. Makanya tadi juga ada sosialisasi dari KPU.”

“Kami mengutamakan bahwa kita sebagai masyarakat harus menjadi partisipan yang semestinya,” kata dia.

Pengerupukan atau pembakaran ogoh-ogoh ini juga memiliki makna membuang sifat negatif.

Ogoh-ogoh diarak keliling Desa Tulungrejo sekitar Pura Giri Arjuna.

Setelah diarak, anak-anak kecil yang juga ikut membopong ogoh-ogoh itu melakukan atraksi.

Atraksinya ogoh-ogoh itu diputar-putar sambil dinyanyikan lagu.

Halaman
12
Penulis: Hayu Yudha Prabowo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved