Malang Raya

Tantangan Direksi Baru PDAM Yaitu Menyelesaikan Konflik dan Membangun Komunikasi Lintas Sektor

Andy Kurniawan menyatakan tantangan direksi baru PDAM Kota Malang yang baru nanti adalah menyelesaikan soal konflik tarif air dengan Pemkab Malang.

Tantangan Direksi Baru PDAM Yaitu Menyelesaikan Konflik dan Membangun Komunikasi Lintas Sektor
hayu yudha prabowo - suryamalang.com
GANGGUAN DISTRIBUSI AIR - Warga mengantre mendapatkan air bersih dari mobil tangki PDAM di Jalan Kerto Pamuji, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (25/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pengamat kebijakan publik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Andy Kurniawan SAP MAP menyatakan tantangan direksi baru PDAM Kota Malang yang baru nanti adalah menyelesaikan soal konflik tarif air dengan Pemkab Malang.

Juga harus lebih bisa membangun komunikasi dari lintas sektoral.

“Tak hanya mampu menjalankan organisasinya, tapi sekaligus juga mampu mengelola hubungan antar organisasi.”

“Apalagi sempat ada ketegangan informasi mengenai tarif air dari Kabupaten Malang,” jelas Andy kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (7/3/2019).

Membangun komunikasi tak hanya dengan legislatif, media, pemkot, pemkab juga masyarakat yang mengeluh atas layanan PDAM Kota Malang.

Dikatakan, secara regional, PDAM Kota Malang adalah terbaik. Namun yang dibutuhkan tak hanya itu.

Tentang konflik sumber daya air dengan Kabupaten Malang dipandangnya bahwa air merupakan barang publik.

Sehingga apapun yang mendasari konflik itu tak boleh merugikan masyarakat.

Apalagi jika sampai ada ancaman akan memutuskan aliran air.

“Ya sangat sensitif dan berbahaya. Karena air adalah barang publik dan dimiliki/dikuasai negara.”

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved