Kabar Gresik

Manfaatkan Sampah, Warga Satu Kelurahan Di Gresik Bisa Miliki Tabungan Emas Pegadaian

Dari hasil pengumpulan sampah oleh pengurus PKK langsung ditabungkan emas di Pegadaian. Sehingga, masing-masing warga bisa memiliki tabungan emas.

Manfaatkan Sampah, Warga Satu Kelurahan Di Gresik Bisa Miliki Tabungan Emas Pegadaian
suryamalang.com/Sugiyono
Pengelolaan kebersihan lingkungan di Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik menjadi contoh bagi Ibu-ibu PKK lain untuk menjadikan sampah menjadi tabungan emas. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Beberapa warga di Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik mempunyai bank sampah dijadikan tabungan emas. Kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan.

Lurah Sidokumpul Kecamatan Gresik, Umaya mengatakan, kegiatan bank sampah ini dilakukan masyarakat secara mandiri di tiap-tiap rumah. Warga mengumpulkan sampah yang dapat didaur ulang dan tidak bisa didaur ulang.

"Kemudian, setelah sepakan sekali dikirim ke bank sampah," kata Umaya, Kamis (7/3/2019).

Dari hasil pengumpulan sampah tersebut, oleh pengurus PKK langsung ditabungkan emas di Pegadaian. Sehingga, masing-masing warga bisa memiliki tabungan emas.

"Kita sudah kerjasama dengan pegadaian yang mempunyai program tabungan emas. Sehingga warga tidak terbebani untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendapatkan penambahan ekonomi," imbuhnya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, warga juga memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong dengan tanaman toga dan penghijauan, sehingga lingkungan betul-betul dimanfaatkan secara maksimal.

"Lahan perkotaan memang sempit, sehingga warga harus diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan lahan semaksimal mungkin untuk kebersamaan," kata Umaya saat menerima kunjungan ibu-ibu PKK dari Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo.

Sementara, Yuga Widodo, Senior Manager Marketing Pegadaian area Surabaya II mengatakan, di Pegadaian ada program menabung emas. Pembukaan tabungan sangat mudah.

"Cukup dengan Rp 6.000 bisa memiliki tabungan emas 0,06 gram," kata Yoga saat mendampingi rombongan ibu-ibu PKK dari Sidoarjo.

Rencananya, dari hasil kreativitas Ibu-ibu PKK ini akan terus dikembangkan sehingga bisa memicu peningkatan ekonomi keluarga mandiri dan ikut menjaga kebersihan lingkungan secara jangka panjang.

"Secara bertahap akan disampaikan ke ibu-ibu PKK sehingga Pegadaian bisa ikut menjaga lingkungan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia melalui investasi emas hanya dari sampah," tuturnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved