Kabar Surabaya

Selundupkan Narkoba Ke Indonesia, Warga Malaysia Dapat Honor 6000 Ringgit Atau Setara Rp 21 Juta

Apabila berhasil tersangka dijanjikan akan diberi uang 6000 Ringgit atau setara senilai Rp 21 Juta dengan nilai tukar Rp 3.500 per Ringgit.

Selundupkan Narkoba Ke Indonesia, Warga Malaysia Dapat Honor 6000 Ringgit Atau Setara Rp 21 Juta
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Narkotika jenis sabu yang diamankan dari tangan WNA asal Malaysia di Bandara Internasional Juanda. 

Selundupkan Narkoba Ke Indonesia Warga Malaysia Dapat Honor 6000 Ringgit/ Rp 21 Juta

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - M. Fakaruddin (32) Warga Negara Asing (WNA) Malaysia tertangkap tangan menyelundupkan sabu-sabu seberat satu kilogram via Bandara Interanasional Juanda.

Tersangka asal Lot 982 Kampung Lubok Stol 17200 Rantau Panjang Kelantan Malaysia itu menyembunyikan narkoba di dalam wadah speaker yang di bungkus kardus.

Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik mengatakan, tersangka merupakan kurir narkoba yang membawa sabu-sabu dari Malaysia ke Jawa Timur. Tersangka disuruh oleh sesorang bernama Kacung di Malaysia untuk mengantarkan paket narkoba tersebut.

"Peran tersangka adalah sebagai kurir mengantarkan narkoba hingga sampai di Bandara Juanda. Tersangka tidak tahu di dalam kardus itu berisi narkoba," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (8/3/2019).

Ginting menjelaskan, apabila berhasil tersangka dijanjikan akan diberi uang 6000 Ringgit atau setara nilai tukar Rupiah ke Ringgit Malaysia Rp 3.500 berarti dijumlahkan senilai Rp 21 Juta. Uang itu baru bisa diterima tersangka apabila sudah berada di Malaysia.

"Tersangka hanya dijanjikan diberi uang belum menerimanya di dalam dompetnya hanya ada uang satu Ringgit," jelasnya.

Dikatakan Ginting, pihaknya menduga penyelundupan narkoba dari Malaysia ini masih terkait jaringan peredaran narkoba di Jawa Timur. Saat ini pihaknya masih melakukam pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengungkap jaringan pengedar narkoba ini.

"Dari catatan Imgirasi tersangka baru satu kali datang ke Indonesia," ujarnya.

Terkait perbuatannya itu tersangka melanggar tindak pidana mengimpor atau memasukkan narkotika dari luar negeri ke wilayah pabeanan Indonesia pasal 113 ayat (2) dan memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan 1 sebagaimana pasal 112 ayat (2) UU Nomor 5 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved