Malang Raya

Aksi Pencuri Di SDN Ketawanggede Kota Malang Terekam CCTV, Polisi Masih Lakukan Pengejaran

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menggasak sebuah Laptop dan uang milik korban. Pelaku tidak sadar bahwa aksinya tersebut telah terekam kamera CCTV.

Aksi Pencuri Di SDN Ketawanggede Kota Malang Terekam CCTV, Polisi Masih Lakukan Pengejaran
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
SDN Ketawanggede Kota Malang yang dibobol pencuri. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - SDN Ketawanggede yang terletak di Jalan Kerto Leksono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang telah dibobol maling pada tanggal 4 Maret 2019 lalu. Kejadian itu terungkap setelah aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di dalam ruangan Tata Usaha.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono mengatakan, pada saat melakukan pencurian, pelaku beraksi seorang diri dengan mengenakan jaket berwarna hitam

"Kemarin, Jumat (8/3) anggota kami sudah ke tempat kejadian perkara," ucapnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Sabtu (9/3).

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menggasak sebuah Laptop dan uang milik korban. Pelaku sendiri tidak sadar bahwa aksinya tersebut telah terekam kamera CCTV.

"Kami akan melakukan penyelidikan dari bukti rekaman CCTV yang ada. Wajah pelaku juga tersorot dengan jelas. Anggota kami kini sedang memburu pelaku," ujarnya.

Sementara Badik (46), penjaga sekolah mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 08:30, (4/3). Dari rekaman CCTV, pelaku nampak mondar-mandir di sekitar SDN Ketawanggede sembari mengangkat telepon.

Setelah itu pelaku berjalan di melewati ruangan TU sembari mengangkat telepon genggamnya tersebut. Mendapati ruangan tersebut kosong, pelaku kemudian berbalik arah dan langsung memasuki ruangan TU.

Dengan cepat, pelaku langsung mengambil Laptop dan memasukkan ke dalam tas hitam yang ia bawa. Kemudian pelaku membuka laci meja dan mengambil beberapa barang sebelum kemudian kabur.

Pelaku sendiri tidak sadar, kalau aksinya itu terekam oleh dua kamera CCTV yang terdapat di lorong sekolah dan di dalam TU. "Pencuri itu mengambil Laptop dan uang senilai Rp 1 Juta milik pegawai TU," ucap Badik.

Tak hanya laptop dan uang, kata Badik, pelaku juga mengambil beberapa surat-surat penting milik korban, diantaranya, SIM, STNK dan lain sebagainya yang ditaruhnya di dalam dompet.

"Korban baru tahu kalau laptonya hilang saat kembali ke TU. Kemudian sekolah dibuat geger dengan kasus pencurian itu," ucapnya.

Sementara itu, video rekaman pelaku yang sempat disebar oleh akun Facebook bernama Khoirun Nissa di Grup Komunitas Peduli ASLI Malang pada Jumat (8/3).

Namun, postingan tersebut tiba-tiba hilang dan muncul lagi pada Sabtu (9/3) yang diunggah oleh Ariezz Fanilla. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih buron dan Polisi kini terus melakukan pencarian dengan mencari keberadaan pelaku.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved