Kota Batu

Menolak Punah, Komunitas Mobil Timor se-Indonesia Gelar Pameran di Kota Batu

Komunitas Mobil Teknologi Industri Mobil Rakyat (Timor) se-Indonesia berwisata di Kota Batu untuk ajang pamer serta aksi menolak punah.

Menolak Punah, Komunitas Mobil Timor se-Indonesia Gelar Pameran di Kota Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Mobil Timor berjajar di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Sabtu (9/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Komunitas Mobil Teknologi Industri Mobil Rakyat (Timor) se-Indonesia berwisata di Kota Batu untuk ajang pamer serta aksi menolak punah.

Kegiatan ini diikuti sekitar 2000 anggota pecinta mobil Timor dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali. Mereka membawa mobil masing-masing dengan modifikasi berbeda. Seperti modifikasi racing, audio, the best king, dan lainnya.

Dipilihnya Kota Batu sebagai tempat berkumpul ini karena memiliki pemandangan yang tidak kalah menariknya.

Ketua Jambore Nasional Komunitas Mobil Timor Jatmiko Raharjo mengatakan Kota Batu merupakan kota wisata.

"Pastinya jadi destinasi wisata yang banyak dicari oleh wisatawan. Kami di sini pamer mobil Timor, kami menunjukkan bahwa kami tetap eksis," ungkapnya, Minggu (10/3).

Kegiatan yang diadakan pada Sabtu (9/3/2019) di Balai Kota Among Tani Kota Batu ini juga sebagai ajang curhat sesama pemilik mobil dengan harga merakyat ini.

Kebanyakan curhatan itu tentang perawatan mobil buatan tahun 1996 ini. Karena tidak banyak bengkel yang menyediakan spare part mobil lawas ini.

Satu peserta asal Kota Malang, Memod Sudirno mengatakan ia sudah memiliki mobil ini sejak tahun 2011. Saat itu ia membeli dengan harga Rp 45 juta di tahun itu.

"Masalah spare part memang tidak banyak yang punya, tapi untungnya masih ada. Jadi kami sering sharing sesama pemilik mobil," kata dia.

Ia memilih mobil ini karena dizaman itu mobil Timor ini merupakan mobil dengan harga terjangkau dibanding mobil lainnya dengan keluaran yang sama. Lalu harga jualnya juga relatif stabil.

Lebih baik jika masih memiliki mobil Timor ini tidak dijual, lebih baik dimodifikasi.

"Banyak yang dimodifikasi gol wing, seperti bagian pintu dibuat seperti mobil Ferrari yang pintunya dibuka ke atas," imbuhnya.

Selain itu ada juga yang dimodifikasi bagian knalpot, sound system, dan bagian ban. Ia berharap kegiatan ini bisa mempererat hubungan antar pecinta mobil Timor

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved