Malang Raya

Inilah Pondok Pesantren di Malang Panutan Warga Ponorogo yang Dikabarkan Takut Kiamat

KOTA BATU - Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin, Muhammad Romli, di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang menyatakan...

Inilah Pondok Pesantren di Malang Panutan Warga Ponorogo yang Dikabarkan Takut Kiamat
Sany Eka Putri
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin, Muhammad Romli, di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang menyatakan jika isu kiamat yang tersebar itu adalah berita tidak benar atau hoax. Hal itu ia sampaikan saat press release di markas Polres Kota Batu, Rabu (13/32019). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadin, Muhammad Romli, di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang menyatakan jika isu kiamat yang tersebar itu adalah berita tidak benar atau hoax.

Hal itu ia sampaikan saat press release di markas Polres Kota Batu, Rabu (13/32019).

Ia menyatakan bahwa dirinya tidak menyebarkan tentang fatwa bahwa kiamat akan terjadi setelah bulan suci Ramadan tahun ini.

"Di pondok kami menyampaikan 10 tanda kiamat dan itu ada dalam hadits dan Al-qur'an."

"Ada yang mengatakan bahwa saya menyebar fatwa kiamat, itu tidak benar, itu hoax. Ada yang memanfaatkan tentang kajian ini," kata Romli.

Tidak hanya itu, adanya santri yang menjual mobil, bahkan tanah untuk diberikan ke Ponpesnya juga tidak benar. Jika ada yang seperti itu ia menyatakan kalau itu mungkin dianggap sebagai amal.

"Di pondok kami ini jika ada yang ingin mengungsi ke sini, belajar di sini, harus sedia makanan sendiri selama satu tahun."

"Nah ini yang salah diasumsikan oleh masyarakat. Dalam kajian kami kami tidak menyuruh mereka menjual aset, tanah," imbuhnya.

Bupati Ponorogo Ungkap Motif Hijrah 52 Warganya ke Malang Terkait Isu Kiamat

Kejadian ini juga dinyatakan oleh perwakilan PC Ansor Kabupaten Malang dan MUI Kabupaten Malang.

Ibnu Mukti menyatakan ajaran yang diberikan oleh ponpes ini tidak ada yang menyimpang dari kaidah.

Halaman
1234
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved