Malang Raya

BNN Kota Malang Tangkap Pengedar Sabu-sabu Asal Kota Batu

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang menangkap J alias Jiteng, warga Kota Batu karena kedapatan memiliki sabu seberat 5 gram.

BNN Kota Malang Tangkap Pengedar Sabu-sabu Asal Kota Batu
Benni Indo
Kepala BNN Kota Malang AKBP Bambang Sugiharto. 

SURYAMALANG.COM, KLOJENBadan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang menangkap J alias Jiteng, warga Kota Batu karena kedapatan memiliki sabu seberat 5 gram. Dari hasil penyelidikan petugas BNN Kota Malang, ternyata Jiteng juga seorang pengedar sabu di kawasan Kota Malang.

Kepala BNN Kota Malang AKBP Bambang Sugiharto, menyebutkan, penangkapan Jiteng dilakukan setelah petugas melakukan pengintaian selama dua minggu. Kata Bambang, Jiteng adalah seorang residivis yang pernah dipenjara dengan kasus serupa.

“Pelaku ini adalah residivis yang pernah dipenjara dua tahun lalu,” ujar Bambang, Kamis (14/3/2019).

Dijelaskan Bambang, komplotan Jiteng cukup cerdik untuk mengendus keberadaan petugas.

Suatu ketika, para komplotan di lingkaran Jiteng mengadakan pertemuan di sebuah tempat di Kota Malang. Informasi itu diketahui petugas BNN Kota Malang.

“Namun mereka bubar. Mereka cukup canggih untuk mendeteksi keberadaan kami,” ungkap Bambang.

Gagal, petugas BNN Kota Malang tidak patah arang untuk terus menelusuri keberadaan Jiteng dan kompotannya.

Hingga akhirnya Jiteng berhasil ditangkap tanpa perlawanan ketika berada di sebuah tempat di Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandan.

Petugas menangkap empat orang. Satu orang yang tertangkap adalah Jiteng. Sedangkan tiga orang lainnya adalah pengguna.

Tiga orang lainnya yang diamankan salah satunya adalah seorang perempuan janda. Kata Bambang, perempuan itu menjadi korban tipu daya Jiteng dan komplotannya. Saat ini, ketiga orang pengguna tengah mendapatkan layanan rehabilitasi dari petugas.

Petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa paket sabu yang siap edar seberat lima gram dan timbangan.

“Kalau ada timbangan, berarti ia pengedar,” ujar Bambang.

Saat ini petugas tengah intens untuk menggali informasi dari Jiteng. Pasalnya, Jiteng belum buka informasi detail terkait orang-orang yang memasok di atasnya.

“Saya minta supaya sampai ke atasnya. Saya harap menyentuh ke bandarnya. Tugas BNN salah satunya harus bandar yang terungkap,” kata Bambang.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved