Malang Raya

Dinas Perdagangan Kota Malang Gelar Sosialisasi Kepada PKL Untuk Tingkatkan Ketertiban Pasar

Sosialisasi itu bertujuan untuk menciptakan suasana pasar yang aman dan kondusif ditengah revitalisasi berbagai pasar rakyat yang ada di Kota Malang.

Dinas Perdagangan Kota Malang Gelar Sosialisasi Kepada PKL Untuk Tingkatkan Ketertiban Pasar
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Sosialisasi Peningkatan Pasar Rakyat yang digelar Dinas Perdagangan Kota Malang, Kamis (14/3). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sejumlah permasalahan yang terjadi di Pasar Tradisional yang ada di Kota Malang kini mulai ditangani serius oleh Dinas Perdagangan Kota Malang. Seperti keluhan pedagang terkait keamanan, fasilitas umum, dan pasar tumpah yang membuat jalanan macet.

Hal itu dilakukan Dinas Perdagangan Kota Malang dengan memberikan sosialisasi kepada puluhan Pedagang Kaki Lima dalam rangka meningkatkan penertiban pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menciptakan suasana pasar yang aman dan kondusif ditengah revitalisasi berbagai pasar rakyat yang ada di Kota Malang.

"Saat ini banyak pengguna jalan mengeluh soal para PKL ini yang banyak berjualan di bahu jalan. Untuk itu dengan kegiatan ini kami ingin menyadarkan mereka agar berjualan tidak merugikan orang lain," ucapnya.

Bagi para PKL yang tetap berjualan di bahu jalan, Dinas Perdagangan telah memberikan peringatan keras. Jika PKL sudah diperingatkan namun masih bandel, maka lapak dagangnya akan diambil oleh petugas.

"Sudah sering petugas kami menyita lapak pedagang. Kami menyita hanya dua hari saja agar memberikan efek jera kepada mereka. Setelah itu pedagang bisa mengambil kembali lapaknya dikantor sambil menandatangani perjanjian tertulis," jelasnya.

Dalam sosialisasi itu, Dinas Perdagangan mengundang perwakilan Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Malang untuk memberikan materi. Hal itu dilakukan karena dalam melakukan penertiban pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP dan Dishub.

"Intinya itu biar pedagang ini paham dan mengerti agar tercipta suasana yang kondusif di Pasar, baik dari pedagang dan pembeli," ucapnya.

Di sisi lain, Jumar Ngadiono, Kepala Pasar Bunul mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Malang.

Selain untuk meningkatkan ketertiban, juga untuk memberitahukan kepada para pedagang bahwa keamanan di dalam pasar juga penting dilakukan.

Apalagi ketika malam hari, dikatakan Ngadiono, dalam menjaga keamanan pasar pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para pedagang untuk melakukan penjagaan.

"Jadi, setiap malam itu ada pedagang yang berjaga. Mereka berjaga juga dibayar oleh pedagang yang lain melalui iuran rutin," ucapnya.

Sementara itu salah satu pedagang di Pasar Kasin Kota Malang, Umar mengatakan, apa yang disosialisasikan kepada PKL itu harus sejalan dengan fasilitas yang ada di dalam pasar.

Baginya, sosialisasi ini juga perlu dilakukan dengan meninjau langsung ke pasar-pasar agar para pedagang juga bisa memberikan aspirasinya kepada pemerintah.

"Kalau tujuannya baik, kami pasti akan mentaati sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tapi ya gitu, karena yang hadir di sini hanya beberapa pedagang saja. Kalau sosialisasi ini dilakukan ke pasar-pasar pasti akan lebih ngena atau lebih efektif," tuturnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved