Kota Batu

Setahun Hanya Untung Panen Selama Dua Bulan Saja

Juarno (53) terlihat sibuk mengepak tolo tawon (sarang madu) dari satu kotak ke kotak yang lainnya di lahan ternak tawon miliknya di Desa Oro-oro Ombo

Setahun Hanya Untung Panen Selama Dua Bulan Saja
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Juarno menunjukkan sarang madu dikebun miliknya di Desa Oro-oro Ombo. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Juarno (53) terlihat sibuk mengepak tolo tawon (sarang madu) dari satu kotak ke kotak yang lainnya di lahan ternak tawon miliknya di Desa Oro-oro Ombo.

Tangannya sangat lihay memasukkan tolo tawon ke dalam satu kotak ke kotak lainnya.

Ia sangat berhati-hati agar tidak membuat tawon marah. Ia sudah terbiasa melakukan hal itu setiap harinya.

Disengat tawon jenis Melivera sudah menjadi hal biasa juga, makanya ia menggunakan topi pelindung agar tidak disengat tawon.

Tetapi terkadang ia tidak menggunakan topi pelindung, namun kehati-hatian tetap ia utamakan.

Juarno sudah menjalani usaha ternak tawon sendiri sejak 2005.

Sebelumnya ia menjadi pegawai ternak tawon dari tahun 1992, karena ia mendapatkan ilmu ia memutuskan untuk ternak mandiri.

Hasil madu dari tawon yang ia ternak ini dalam setahun hanya mendapatkan 45 kilogram sampai 50 kilogram madu murni.

Itupun hanya dibulan Oktober dan November.

“Karena tawon ini mendapatkan madu dari bunga tertentu. Bunganya itu dari pohon Randu dan bunga Ekaliptus,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved