Travelling

Festival Mangga Tumbuhkan Minat Warga untuk Produksi Makanan Olahan di Oro-oro Ombo Kulon Pasuruan

Festival Mangga menumbuhkan minat warga untuk memproduksi makanan olahan di Oro-oro Ombo Kulon, Rembang, Pasuruan.

Festival Mangga Tumbuhkan Minat Warga untuk Produksi Makanan Olahan di Oro-oro Ombo Kulon Pasuruan
Zainuddin
Lutfia dan produk makanan olahan berupa keripik. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Festival Mangga menumbuhkan minat warga untuk memproduksi makanan olahan di Oro-oro Ombo Kulon, Rembang, Pasuruan.

Dalam festival yang digelar pada 27 Oktober 2018 itu, warga tidak hanya menampilkan Mangga Klonal 21 atau mangga alpukat yang menjadi andalan desa itu.

Warga juga menampilkan beragam produk makanan olahan.

Produk makanan olahan ini tidak hanya makanan dari mangga, seperti permen mangga, jus mangga, dan sebagainya.

Ada pula warga yang menampilkan produk makanan olahan dari bahan non-mangga, seperti keripik.

Usai festival, warga Oro-oro Ombo Kulon ingin meningkatkan produktivitas makanan olahan.

Seperti yang dilakukan Lutfia (36).

Sebenarnya Lutfia sudah memiliki produk hantaran pengantin sejak tiga tahun lalu.

Setelah Festival Mangga, Lutfia juga ingin mengembangkan produk makanan olahannya berupa keripik.

Kini Lutfia sudah memproduksi aneka keripik, seperti keripik tempe, keripik stik kelor, keripik jamur, dan keripik bayem.

Halaman
1234
Penulis: Zainuddin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved