Arema Malang

Panpel Arema FC Dapat Tiga Surat Dari Komdis PSSI, Diantaranya Berisi Sanksi Denda Total Rp 125 Juta

Panpel Singo Edan mendapat tiga surat kiriman, dua surat diantaranya merupakan pemberitahuan sanksi denda Rp 75 juta dan Rp 50 juta.

Panpel Arema FC Dapat Tiga Surat Dari Komdis PSSI, Diantaranya Berisi Sanksi Denda Total Rp 125 Juta
arema fc official
Arema FC 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Babak penisihan Piala Presiden (Pilpres) 2019 Grup E di Stadion Kanjuruhan telah usai.

Persela Lamongan berhasil menjadi juara grup, sementara Arema FC berpeluang besar masuk babak 8 besar dengan predikat runner up terbaik.

Meski sukses secara tim, ternyata Panpel Arema FC tak sukses dalam penyelenggaraan pertandingan. Diketahui dalam beberapa pertandingan sempat terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan suporter tim tuan rumah.

Akibatnya, hal tersebut berbuah sanksi denda dari Komdis PSSI untuk panpel Arema FC.

Tak hanya satu sanksi saja yang didapat Arema FC. Panpel Singo Edan mendapat tiga surat kiriman, dua surat diantaranya merupakan pemberitahuan sanksi denda Rp 75 juta dan Rp 50 juta, sementara satu surat merupakan surat teguran keras.

Sesuai surat yang dikirim Komdis PSSI nomor 004/PP/SK/KD-PSSI/III/2019 terkait Tingkah Laku Buruk Suporter saat pertandingan Arema FC Vs Barito Putera pada 4 Maret 2019, Arema FC mendapat sanksi denda Rp 75 juta.

Dimana suporter Arema FC terbukti melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan serta masuk ke dalam lapangan untuk merayakan kemenangan dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya peIanggaran disiplin.

"Merujuk kepada pasal 70 Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, Arema FC dihukum denda sebesar Rp. 75.000.000 (tujuh puluh Iima juta rupiah) karena telah terjadi peIanggaran terhadap pasal 70 Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI. Denda tersebut diatas Iangsung dipotong dari subsidi Piala Presiden tahun 2019 yang diterima tim. Pengulangan terhadap peIanggaran terkait diatas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," isi dari surat keputusan yang di tandatangani oleh Ketua Komdis Asep Edwin Firdaus tertanggal 13 Maret lalu.

Surat kedua nomor 008/PP/SK/KD-PSSI/III/2019 masih soal tingkah laku buruk suporter. Kali ini pelanggaran terjadi saat Arema FC lawan Persela Lamongan 9 Maret 2019. Saat itu suporter Arema FC terbukti melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan dan menyalakan flare di dalam stadion.

Akibatnya Arema FC harus menanggung denda Rp 50 juta. "Merujuk kepada pasal 70 Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, Arema FC dihukum denda sebesar Rp. 50.000.000 (Iima puluh juta mpiah) karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 70 Lampiran 1 Kode Disiplin PSSI," isi dari surat putusan tersebut.

Sementara surat terakhir bernomor 009/PP/SK/KD-PSSI/III/2019 terkait tingkah laku buruk Panpel Arema FC saat pertandingan Persela Vs Arema FC.

Panpel terbukti gagal memberikan rasa aman dan nyaman. Merujuk kepada pasal 12 Kode Disiplin PSSI, panitia pelaksana pertandingan dihukum berupa Teguran Keras karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 68 Kode Disiplin PSSI.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved