Kabar Jombang

Banyak Warga Jombang juga Khawatir Kiamat, Jual Murah Rumah dan Sapi demi Mondok di Malang

Ajaran perihal persiapan akhir zaman dan menyambut meteor ternyata bukan hanya memikat banyak orang dari Ponorogo tetapi juga Jombang, Jawa Timur.

Banyak Warga Jombang juga Khawatir Kiamat, Jual Murah Rumah dan Sapi demi Mondok di Malang
ist
KHAWATIR KIAMAT - Rumah keluarga Fatihin di Dusun Jemparing Desa Pakel Kecamatan Bareng, Jombang. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Ajaran perihal persiapan akhir zaman dan menyambut meteor ternyata bukan hanya memikat banyak orang dari Ponorogo tetapi juga Jombang, Jawa Timur.

Mereka rela menjual murah asetnya demi biaya mondok atau bermukim sekaligus mengaji di Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadiin, Dusun Pulosari, Desa Sukosari Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. (BACA JUGA - Pondok di Malang Memang Ajarkan Persiapan Akhir Zaman, Waspadai Hantaman Meteor saat Ramadan)

Beberapa orang yang terpengaruh itu setidaknya ada di wilayah Kecamatan Bareng, Jombang.

Salah satunya keluarga Fatihin di Dusun Jemparing Desa Pakel Kecamatan Bareng, Jombang.

Sejak dua bulan lalu, rumahnya yang berukuran sekitar 37 x 7 meter sudah dilego kepada keponakannya seharga Rp 50 juta.

Tak hanya itu, Fatihin juga menjual dua ekor sapi miliknya seharga Rp 16 juta. Padahal, seharusnya harga dua ekor sapi itu bisa mencapai Rp 30 juta rupiah. Demikian pula rumahnya, seharusnya harganya jauh di atas Rp 50 juta.

Achmad Burhani, adik Fatihin, mengatakan, kakaknya sengaja menjual rumah mereka karena akan berpindah ke pondok pesantren di Kasembon bersama istri dan tiga anaknya.

7 Pengakuan Gisel Soal Hubungannya dengan Wijaya Saputra, Kenal Ortu Khawatir: Janda dari Mana Nih?

Kondisi Terbaru Femmy Permatasari Usai Tragedi Penembakan Selandia Baru, Sah Nikah Batal Bulan Madu

Potret Anak Gadis Muzdalifah yang Jarang Tersorot, Putri Janda Kaya Mantan Istri Nassar KDI, Cantik!

Penampakan Kamar & Rumah Tasya Farasya Beauty Vloger Hits, Berlapis Emas, Ada Bollywood Room & Hutan

Rencana ini muncul karena adanya kabar kiamat yang bakal terjadi tidak lama lagi. Harga tersebut menurutnya harga yang tidak lazim dan jauh dibawah harga pada umumya.

“Rumahnya dijual dan kakak saya beserta keluyarga mondok di Kasembon, karena itu tadi, takut ada kiamat,“ terangnya, Jumat (15/3/2019).

Hal yang sama juga terjadi terhadap dua warga lain di Desa Pakel. Namun hingga kini proses penjualan masih dalam tahap tawar-menawar alias negosiasi.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved