Kabar Tulungagung

Ada Empat Pasein TB Di Lapas Tulungagung, Petugas Sudah Mengisolasi Mereka Agar Tidak Menular

Ada 4 pasien TB dan 3 pasen HIV di Lapas ini. Khusus untuk TB, pihaknya memberikan perhatian ekstra agar tidak menular ke warga binaan lain.

Ada Empat Pasein TB Di Lapas Tulungagung, Petugas Sudah Mengisolasi Mereka Agar Tidak Menular
suryamalang.com/David Yohanes
Pengunjung Lapas Kelas IIB Tulungagung diminta memberikan sampel dahaknya. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah tenda khusus dan sejumlah bangku disiapkan khusus oleh Lapas Kelas IIB Tulungagung, untuk screening penderita Tuberculosis (TB), Senin (18/3/2019).

Semua warga binaan dan pengunjung lapas tanpa kecuali, diminta menuju ke meja screening. Mereka yang terindikasi gejala TB langsung diminta memberikan sampel dahak di ruang khusus yang sudah disiapkan.

Sampel dahak ini nantinya akan dibawa ke laboratorium, untuk memastikan kuman TB di dalamnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Erry Taruna mengatakan, ada 4 pasien TB dan 3 pasen HIV di Lapas ini. Khusus untuk TB, pihaknya memberikan perhatian ekstra agar tidak menular ke warga binaan lain. "Kami pisahkan kamar mereka di depan, supaya tidak menjadi satu dengan penghuni yang lain," kata Erry.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung juga memasok obat bagi para warga binaan yang menderita TB. Petugas Lapas juga menjadi pendamping minum obat bagi mereka, untuk memastikan pengobatan berjalan sesuai ketentuan.

"Untuk pengoabatan setidaknya kan butuh enam bulan. Setiap hari petugas kami yang mengontrol dan memastikan obatnya memang diminum," tegas Erry.

Obat TB memang cukup besar, dan pasien merasa kenyang setelah meminumnya. Kondisi ini yang sering membuat mereka malas minum obat. Petugas Lapas dengan sabar mengingatkan agar obat terus diminum hingga habis.

"Satu bulan pertama dianggap masa berbahaya, karena pasien sangat rentan menularkan TB ke orang lain," ungkap Erry.

Sebenarnya ada satu petugas medis dari Dinas Kesehatan yang setiap hari ada di Lapas Kelas IIB Tulungagung. Namun saat ini petugas medis itu tengah cuti hamil. Erry berharap ada pengganti petugas medis lain, yang bisa ikut mengontol para pasien TB.

Selain itu, petugas dari Puskesmas Simo sekali dalam satu minggu juga datang untuk melakukan pemeriksaan. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved