Kot Batu

Pemerintah Desa di Kota Batu Boleh Rekrut Tenaga Khusus Kelola Siskeudes Online

Rincian DD adalah Di Kecamatan Batu Desa Sumberejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Oro-oro ombo mendapatkan

Pemerintah Desa di Kota Batu Boleh Rekrut Tenaga Khusus Kelola Siskeudes Online
Sany Eka Putri
kepala desa mempertanyakan tentang Siskeudes online yang wajib diterapkan oleh 19 desa di Kota Batu saat Evaluasi Implementasi Siskeudes dalam Tata Kelola Keuangan Desa Kota Batu, di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Selasa (19/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pemerintahan Desa di Kota Batu diwajibkan untuk melaporkan dan mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) online.

Tujuannya adalah agar semua masyarakat bisa mengetahui anggaran yang diberikan kepada desa ini digunakan untuk apa saja.

Di Kota Batu, tiap desa mendapatkan empat anggaran yaitu Dana Desa (DD) dari pusat, Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kota Batu, Bagi Hasil Pajak Daerah, dan Bagi Hasil Retribusi Pajak Daerah.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan Siskeudes online ini bukan malah membuat desa kesulitan mengolah anggaran.

"Justru desa ini jadi lebih maju, karena mempermudah untuk menginput keuangan," kata Punjul dalam Evaluasi Implementasi Siskeudes dalam Tata Kelola Keuangan Desa Kota Batu, di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Selasa (19/3/2019).

Dalam aplikasi Siskeudes online ini sudah tersedia setiap kegiatan. Semisal desa A mendapatkan anggaran sekian, untuk melaporkan anggaran itu digunakan apa saja, dalam Siskeudes sudah tersedia. Desa lebih mudah menginput data ketimbang secara manual.

Siskeudes online ini dilakukan tahun ini, karena tahun sebelumnya masih melakukan secara manual. "Tinggal nanti setiap desa harus ada SDM nya yang membantu untuk melakukan sistem online. Desa boleh merekrut tenaga kerja untuk Siskeudes ini, karena anggaran yang diberikan ke desa ini sangat besar," imbuhnya.

Adanya Siskeudes online ini sangat disambut baik oleh Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono. Ia mengatakan Siskeudes online ini lebih mudah untuk memonitoring setiap kegiatan yang menggunakan anggaran desa.

"Tapi bagaimana pun kepala desa harus tahu, apa sih Siskeudes ini. Minimal tahu bagaimana bentuk sistemnya, karena jangan sampai ketidaktahuan ini dimanfaatkan," kata Suliono.

Oleh karena itu kepala desa juga harus tanggap dan mau tahu. Ia memberikan contoh bagaimana Siskeudes online ini bekerja. Semisal di Desa Tulungrejo membangun jalan yang menggunakan anggaran dari DD. Setelah dicocokkan antara penggunaan, jumlah anggaran, tanggal kapan digunakan, dimasukkan ke dalam sistem itu tadi.

Setelah disetujui oleh perangkat desa termasuk kepala desa, anggaran bisa dicairkan. Dan pembangunan jalan bisa dilaksanakan. "Yang dimaksud online ini adalah setiap penggunaan anggaran ini masyarakat bisa tahu. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan," paparnya.

Seperti yang diketahui total jumlah DD 2019 untuk 19 Desa yaitu Rp 26,5 miliar. Sedangkan jumlah ADD untuk 19 desa yaitu Rp 59 miliar. Total seluruh pagu keuangan untuk desa sebesar Rp 99,5 miliar.

Rincian DD adalah Di Kecamatan Batu Desa Sumberejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Oro-oro ombo mendapatkan anggaran DD Rp 1,6 dan ADD Rp 3,5 miliar. Desa Sidomulyo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,8 miliar. Desa Pesanggrahan mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 miliar dam ADD Rp 4,3 miliar.

Kecamatan Bumiaji, Desa Punten mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,8. Desa Gunungsari mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,7 miliar dan ADD Rp 3,7. Desa Tulungrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,9 miliar dan ADD Rp 3,4. Desa Sumbergondo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 dan ADD sebesar Rp 2,7 miliar. Desa Pandanrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,9 miliar. Desa Bumiaji mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3 miliar. Desa Giripurno mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 2,1 miliar dan ADD Rp 4,6 miliar. Desa Bulukerto mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Sumberbrantas mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 3,1 miliar.

Kecamatan Junrejo, Desa Beji mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Junrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Tlekung mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar. Desa Mojorejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,4 miliar. Desa Pendem mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Torongrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved