Kota Batu

Sehari, Dua Musibah Longsor Terjadi Di Kota Batu

Karena ambrol akses masyarakat terganggu, serta material plengsengan juga menutup jalur irigasi sungai.

Sehari, Dua Musibah Longsor Terjadi Di Kota Batu
suryamalang.com/Sany Eka Putri
Lokasi longsor di Jalan Pattimura, Kelurahan Temas Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dalam semalam, dua kejadian longsor terjadi di Kota Batu. Setelah longsor di Desa Punten pukul 16.00 WIB, longsor juga terjadi di Jalan Pattimura, Kelurahan Temas pukul 23.00 WIB.

Menurut satu saksi warga Janu, Widodo yang rumahnya berdekatan dengan plengsengan yang longsor mengatakan, ia mendengar suara plengsengan ambruk.

"Pas lagi istirahat, saya se-rumah dengar suara 'bruk' keras sekali. Sudah mengira kalau ada yang ambruk, cuma kami tidak keluar rumah," kata Janu, Rabu (20/3).

Keesokan harinya ia mengetahui jika plengsengan ambrol. Plengsengan yang ambrol ini biasa digunakan masyarakat untuk jalan. Karena ambrol akses masyarakat terganggu, serta material plengsengan juga menutup jalur irigasi sungai.

Suhartono, Koordinasi Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Batu menambahkan, pihak BPBD berkoordinasi dengan pihak Bina Marga. "Secepatnya digarap, karena takutnya jika hujan lagi akan menutup saluran air ini," kata Suhartono.

Diketahui sebelumnya, tanah longsor juga menimpa satu rumah warga di jalan penanggungan gang II, Dusun Payan, Desa Punten, Selasa (19/3). Kejadian sekitar pukul 16.00 WIB itu dikarenakan hujan yang tidak kunjung reda sejak siang. Akibat dari tanah longsor itu menimpa rumah bagian dapur dan kamar rumah milik Puspito.

Ia dan keluarganya harus mengungsi ke tetangga untuk antisipasi longsor susulan.

Kasi Kedaruratan BPBD Batu Ahmad Chairur Rochim mengatakan, longsor juga memutus jaringan pipa Hipam yang tertimbun tanah. "Di belakang rumah ini ada tebing, jika dilihat dari struktur tanahnya memang rawan longsor. Untuk sementara rumah ini dikosongi dulu, sembari dibersihkan karena tanah yang longsor," kata Rochim.

Tim BPBD yang dibantu warga setempat menormalisasikan tebing yang ada di belakang rumah ini. Tebing setinggi 12 meter dan panjang 8 meter ini juga membahayakan rumah yang ada di bawahnya. Ada banyak rumah yang berada di bawah tebing. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved