Malang Raya

Rakyat Sumbang Koin Rp 2.427.100 ke Pemkot Malang untuk Perbaiki Jalan Rusak, Ini Reaksi Wali Kota

Penggalangan dana untuk perbailkan jalan rusak di Kota Malang sudah terkumpul Rp 2.427.100 hingga Jumat (22/3/2019).

Rakyat Sumbang Koin Rp 2.427.100 ke Pemkot Malang untuk Perbaiki Jalan Rusak, Ini Reaksi Wali Kota
Kolase SURYAMALANG.com
Jalan rusak ditulisi AJOR JI. Ajor atau ajur berarti rusak. Ji merujuk pada nama Sutiaji, Wali Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Penggalangan dana untuk perbailkan jalan rusak di Kota Malang sudah terkumpul Rp 2.427.100 hingga Jumat (22/3/2019).

Aksi itu hakikatnya adalah ejekan  karena terlalu banyak jalan rusak yang tidak segera dibenahi. 

Masalahnya bukan terletak pada ketiadaan uang tetapi soal prioritas anggaran. Periksa berita terkait:

Dana Perbaikan Jalan Rusak Cuma Rp 1,5 Miliar, Untuk Mobil Dinas DPRD Kota Malang Rp 5,8 Miliar

Kordinator aksi penggalangan dana, Sudarno, menjelaskan, para relawan akan terus melakukan penggalangan dana hingga mencukupi kebutuhan untuk perbaikan 20 persen jalan rusak di Kota Malang.

“Target di internal kami adalah mampu untuk beli aspal dan mengaspal 20 % lokasi dari 33 titik jalan berlubang di Kota Malang,” ujar Sudarno, Jumat (22/3/2019).

Nantinya, uang tersebut akan diserahkan ke Pemerintah Kota Malang untuk dikelola dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Aksi akan terus berlanjut sampai relawan betul-betul mendapatkan dana yang dibutuhkan.

“Menunggu dana terkumpul agar dapat menyelesaikan 20% jalan berlubang, sukur-sukur kalau wali kota bilang juga akan ikut menyumbang koin mengaspal jalan berlubang,” paparnya.

Dijelaskan Sudarno, aksi yang dilakukan itu untuk membantu Pemkot Malang. Katanya, keswadayaan masyarakat ini sebagai respon ketika pemerintah dinilai tidak berdaya menjawab permasalahan jalan berlubang di Kota Malang yang sudah sangat darurat.

“Hal ini juga sebagai warning kepada pemerintahan, bahwa politik anggaran yang berpihak kepada masyarakat perlu untuk diperbaiki, menata kembali political will dari pemerintahan yang ada,” tegasnya.

Menurut Sudarno, kondisi jalan di Kota Malang sangat memprihatinkan. Selain disebabkan faktor kualitas aspal yang tidak bagus, juga ada faktor buruknya drainse sehingga membuat air menggenangi jalan.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji merespon positif gerakan koin untuk jalan berlubang. Menurutnya, setiap gerakan sosial selama diniatkan baik, tentu akan berjalan baik.

“Dan sesungguhnya gerakan seperti ini telah saya gelorakan melalui gerakan 3 S (Santunan Seribu Sehari), kalau itu berjalan maka akan terhimpun sumber pendanaan yang luar biasa dan pemanfaatannya lebih luwes untuk menjawab permasalahan sosial, lingkungan dan yang lainnya, "ujarnya.

Terkait jalan jalan rusak, Sutiaji menegaskan bahwa Pemkot Malang tidak tinggal diam. Pemkot Malang akan berupaya mencari pendanaan untuk mengatasi jalan berlubang.

"Tentu yang harus dipahami masyarakat, APBD ada proses dan mekanismenya. Sudah terpetakan peruntukannya, dan pencairan penggunaannya melalui mekanisme. Di sisi lain memang harus kami akui beberapa ruas jalan kualitasnya kurang baik. Ini jadi komitmen kami untuk menuntaskan, "tegasnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved