Malang Raya

Siswa Kelas 12 Bersiap Ikut UNBK SMK di Kota Malang

Siswa kelas 12 SMK bersiap mengikuti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang dimulai Senin (25/3/2019)

Siswa Kelas 12 Bersiap Ikut UNBK SMK di Kota Malang
Sylvianita Widyawati
Persiapan UNBK SMK yang non teknis termasuk untuk daftar hadir dan kartu peserta. UNBK jenjang SMK dimulai Senin depan (25/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Siswa kelas 12 SMK bersiap mengikuti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang dimulai Senin (25/3/2019) mendatang.

Ema Sumiarti, Kepala Cabang Dindik Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu menyatakan SMK-SMK sudah siap melaksanakan UNBK.

"Dari sisi fasilitas juga juga sudah bagus semua. Kami juga sudah menyurati PLN terkait UNBK ini agar tak ada pemadaman," jelas Ema kepada Suryamalang.com, Jumat (22/3/2019) di kantornya. Ini sebagai upaya dinas. Namun pihaknya juga tidak tahu kondisi alam saat UNBK.

"Seperti beberapa waktu lalu ada hujan angin, kemudian ada pohon tumbang dan kemudian ada pemadaman. Tapi semoga tidak ada halangan saat UNBK," kata dia. UNBK dimulai dengan jenjang SMK. Berikutnya baru SMA.

Untuk Kota Malang, sebanyak 10.059 siswa dari 63 lembaga SMK ikut UNBK. Sedang Kota Batu ada 2250 siswa dari 13 lembaga. "Rata-rata sudah mandiri melaksanakan UNBK di sekolahnya. Kalau yang siswanya dibawah 20 orang, ada. Tapi tak banyak," kata Ema.

Di Kota Malang, rata-rata melaksanakan UNBK sebanyak dua sesi. Debrian Purnadhatu Sucahyo, Waka Kurikulum SMK Bina Mandiri menyatakan ada 28 siswa kelas 12 yang ikut UNBK. Mereka dari jurusan farmasi dan keperawatan dan ikut UNBK sebanyak dua sesi.

"Sebagai antisipasi listrik padam, kami menyewa genset selama pelaksanaan UNBK," kata Debrian, Waka Kurikulum SMK Bina Mandiri terpisah. Alumnus Universitas Negeri Malang (UM) menyatakan sekolah menyewa genset ke langganan dengan biaya sehari Rp 400.000.

Agar jika terjadi sesuatu, bisa langsung ganti genset yang bisa memberi daya 5500 watt. "Ya cukup buat menghidupkan 20 klien komputer dan satu server," tandasnya. Jumat (22/4/2019) telah dilaksanakan doa bersama di sekolah itu dengan menghadirkan orangtua dan siswa.

Sedang upaya akademis, sejak Januari 2019, siswa diberi bimbingan setiap Sabtu mulai jam 07.00-12.00 WIB untuk mapel yang diunaskan. Meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

"Untuk perangkat komputer, server, kita sudah siap semua," jelasnya. Disiapkan dua server yaitu satu server utama dan satu cadangan. Sedang pengawas dari SMK yang berada di sub rayon 02. Setiap sesi hanya diawasi satu pengawas.

SMK yang masuk sub rayon 02 antara lain SMK Maharani, Bina Mandiri, SMKN 2, SMK Prajnaparamita, Wisnuwardhana, Bina Cendika, SMKN 10 dll. Jadwal UNBK setiap hari dibuat sampai tiga sesi. Sesi pertama pukul 07.30-09.30. Sesi kedua 10.30-12.30 dan sesi ketiga pukul 14.00-16.00

"Anak-anak saya wanti-wanti masuk di UNBK utama meski ada jadwal ujian susulan. Sebab repotnya sama persiapannya jika ada ujian susulan," kata wakasek ini. Sulaiman Sulang, staf humas SMKN 6 menyatakan persiapan UNBK sudah sejak dua pekan lalu

Dari pengawas SMK juga sudah mendatangi sekolah mengecek kesiapan UNBK. "SMKN 6 siap mensukseskan UNBK agar lancar dan baik. Tim IT kerja ekstra untuk cek kelengkapan perangkat ujian seperti server dan komputer, aliran listrik harapannya agar bisa terkendali saat pelaksanaan," jawabnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved