Kabar Pamekasan

Tari The Millenial Kacong Cebbhing Meriahkan Acara Gebyar Budaya Madura 2019

Tari The Millenial Kacong Cebbhing memeriahkan acara 'Kapolda Cup Gebyar Budaya Madura 2019' yang digelar di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Tari The Millenial Kacong Cebbhing Meriahkan Acara Gebyar Budaya Madura 2019
kuswanto ferdian
Koreografer Tari The Milenial Kacong Cebbhing, Elies Mei Yuliana saat melakukan sesi fot dengan anak asuhnya di Hotel Odaita Pamekasan, Madura, Jumat (22/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Tari The Millenial Kacong Cebbhing turut serta memeriahkan acara 'Kapolda Cup Gebyar Budaya Madura 2019' yang digelar di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura.

Pasalnya keunikan dari tarian tersebut adalah terletak pada gerakan tubuh penari dan pada kostum yang nampak milenial.

Koreografer Tari The Millenial Kacong Cebbhing, Elies Mei Yuliana mengatakan, nama tarian tersebut baru dicetuskan olehnya sejak dua minggu kemarin.

"Kenapa saya beri nama tarian The millenial Kacong Cebbhing. Karena tarian ini saya remix dan saya padukan antara tari kreasi dan tari modern," kata Elies Mei Yuliana, Minggu (24/3/2019).

Elies Mei Yuliana memberikan alasan lain tarkait tercetusnya nama tarian tersebut, katanya ia terinpirasi dari zaman sekarang yang dikenal dengan zaman milenial.

"Saya terinspirasi dari era millenial dan era digital sehingga tercetuslah nama itu. Kalau tari-tari kebudayaan itu kan sudah biasa, yang saya buat ini tari kreasi dengan konsep dance menyesuaikan dengan zammannya," jelas Elies.

Elies Mei Yuliana mengaku, ia bergelut di dunia tari sejak tahun 2006.

"Saya bergelut didunia tari sejak 2006 hingga sekarang. Di tari karya saya yang baru ini ada konsep-konsep kreasi dan modern dance. Untuk baju yang mereka pakai adalah kreasi karya saya sendiri dan termasuk umbul-umbulnya juga," ujar Elies.

Tak hanya itu, Elies Mei Yuliana mengungkapkan, mempersembahkan karya barunya tersebut memang untuk ditampilkan di acara 'Kapolda Cup Gebyar Budaya Madura 2019'.

"Proses latihannya selama dua minggu. Karena pertama kali Pamekasan menjadi tuan rumah untuk acara Kapolda Cup dan Pemilihan Kacong Cebbhing Madura 2019. Akhirnya saya cetuskan juga karya tari baru untuk pertama kali di Pamekasan dengan konsep tari kreasi yang dipadukan dengan dance," beber Elies.

"Rata-rata penari masih muda-muda. Ya ada yang SMA dan juga kuliah," kata Elies menambahi.

Elies Mei Yuliana berpesan kepada generasi muda. Untuk tetap melestarikan seni tari yang ada di Indonesia, khususnya yang ada di daerah-daerah.

"Ya kalau cara saya mewarisi seni tari supaya tetap terlestarikan itu dengan cara bekerjasama dengan sanggar tari dan mengajak generasi muda untuk gabung latihan," pungkasnya. Kuswanto Ferdian

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved