Kota Batu

Tingkatkan Kompetensi, Tim BPBD Kota Batu Wajib Miliki Lisensi

Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) memberikan pelatihan kepada tim BPBD Kota Batu serta perwakilan Basarnas beberapa daerah

Tingkatkan Kompetensi, Tim BPBD Kota Batu Wajib Miliki Lisensi
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Tim BPBD Kota Batu mengikuti pelatihan Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) Level 1 di Posko BPBD di Desa Punten, Minggu (24/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu wajib memiliki lisensi untuk penyelamatan pada ketinggian. Pasalnya, Kota Batu termasuk kota yang rawan bencana, seperti banjir, longsor, gempa.

Bekerja sama dengan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) memberikan pelatihan kepada tim BPBD Kota Batu serta perwakilan Basarnas beberapa daerah.

M Hadi anggota PJK3 mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi bagi anggota BPBD. Serta sesuai Permen Ketenagakerjaan No 9 Tahun 2016 harus memiliki lisensi.

Daftar Hotel di Kota Batu yang Memiliki Panorama Indah dan Kolam Renang yang Memanjakan Mata

Puskesmas Beji Kota Batu Direnovasi dengan Anggaran Rp 6 Miliar

Ditjen Perhubungan Darat Optimis, Tol Malang - Pandaan Bisa Beroperasi Sebelum Lebaran 2019

"Siapa saja bisa melakukan penyelamatan, bisa mengoperasionalkan alat-alat. Tapi tetap harus memiliki bukti yang menunjukkan jika orang tersebut betul-betul sudah teruji," kata Hadi saat mendampingi pelatihan Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) Level 1 di Posko BPBD Kota Batu, Desa Punten, Minggu (24/3/2019).

Dalam latihan ini peserta dilatih melakukan penyelamatan pada ketinggian 6 meter. Sebelum pada akhirnya mereka akan diuji untuk mendapatkan lisensi.

Peserta juga diajari untuk menggunakan alat-alat pada ketinggian. Seperti tali karmantel, descender, ascendare, mobile fall arester, dan lainnya.

Agar ketika mereka melakukan evakuasi korban yang berada pada ketinggian bisa dilakukan dengan benar.

"Yang dimaksud benar ini adalah sesuai prosedur. Alatnya yang digunakan, serta personel nya. Karena ketika menyelamatkan korban yang berada pada ketinggian tidak hanya satu dua orang saja. Ada yang standby di bawah juga," imbuhnya.

Menurutnya di Kota Batu perlu memiliki tenaga yang berlisensi, karena memiliki tempat wisata beresiko terjadi bencana. Seperti wisata buatan dan wisata alam. Ditambah berada di daerah yang dekat dengan gunung.

Gunawan salah satu peserta dari BPBD Kota Batu mengatakan jika tidak terbiasa dan tidak terlatih akan terasa sangat sulit.

"Tidak bisa sembarangan karena peralatannya memang khusus dan berat. Ketika di atas itu kalau pikiran tidak tenang pasti sulit," kata dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved