Jendela Dunia

Skandal Cinta Terlarang Mertua & Menantu Bukan Satu-satunya, Ini 5 Kisah Kontroversi Serupa di Dunia

Skandal cinta terlarang mertua & menantu bukan satu-satunya yang terjadi di NTT, ini 5 kisah kontroversial serupa yang pernah terjadi di dunia

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
WartaKota.com
(ilustrasi) Skandal cinta terlarang mertua & menantu bukan satu-satunya yang terjadi di NTT 

SURYAMALANG.COM - Skandal cinta terlarang antara mertua dan menantu yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan satu-satunya yang pernah terjadi.

Skandal cinta terlarang lain dalam satu ikatan keluarga juga pernah terjadi di beberapa negara lain di dunia. 

Kisah-kisah ini sangat kontroversial karena terjadi di ruang lingkup keluarga. Kasus terbanyak adalah hubungan cinta terlarang orangtua dengan anak kandungnya.

Berikut ini rangkuman kisah cinta terlarang dan kontroversial dimulai dari kasus terbaru yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT):

1. Kasus di NTT 

Cinta terlarang terjadi di antara ibu mertua dengan menantunya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Buah dari cinta terlarang ibu mertua dengan menantu atau hubungan gelap ini, sang ibu mertua yang berinisial RR hamil dan melahirkan bayi.

Ironisnya, RR justru membuang bayi tersebut ke sungai yang berarus deras.

RR tega membuang bayinya karena takut cinta terlarangnya dengan sang menantu diketahui oleh putri sulungnya.

Peristiwa kelam ini terjadi di Desa Tanawaran, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT pada Sabtu (23/3/2019) kemarin.

Curahan Hati Kekasih Pendeta Melinda Zidemi Usai Calon Istrinya Dibunuh, Pajang 2 Potret Terakhir

RANGKUMAN BERITA: Motif Siswi SD Didorong dari Mobil & Viral di WhatsApp (WA), Sang Ayah Buka Suara

Alasan Najawa Shihab Keluar dari Metro TV & Bikin Konten Youtube Sendiri Terungkap: Tak Ada Pilihan

Kronologi dan Fakta Cinta Terlarang Menantu & Mertua hingga Hamil, Tak Menyesal Bunuh Bayi Sendiri
Kronologi dan Fakta Cinta Terlarang Menantu & Mertua hingga Hamil, Tak Menyesal Bunuh Bayi Sendiri (Suryamalang.com/kolase Dokumen Polres Sikka via KOMPAS.COM/TribunVideo.com)

Pertama kalinya peristiwa ini diketahui oleh seorang warga yang menemukan jenazah bayi yang tenggela dan terbawa arus sungai sejauh 1 Km dari TKP.

Penemuan jenazah bayi ini pun kemudian dilaporkan ke kantor polisi setempat.

Berdasarkan hasil penyidikan pihak Polres Sikka, Flores, bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan ini tewas akibat menelan terlalu banyak air.

Bayi malang tersebut diduga masih hidup ketika dilahirkan, namun akhirnya meninggal dunia gara-gara tenggelam terbawa arus.

Dikutip dari PosKupang, pelaku, ibu mertua berinisial RR, pembuang bayi pun telah ditangkap aparat Kepolisian Pos Pol Talibura dan ditahan di Polres Sikka pada Senin (25/3/2019).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved