Kota Batu

Kasus Satpol PP Batu Seret Tersangka Baru

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Batu, Dedy Agus Oktavianto mengatakan AY ditetapkan tersangka sejak Januari 2019 lalu.

Kasus Satpol PP Batu Seret Tersangka Baru
web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Setelah Kepala Satpol PP Robiq Yunianto menjadi tersangka, kini Kejari menetapkan satu tersangka lagi dari kasus Pemotongan Honorarium Kegiatan Piket Satpol PP Batu tahun 2017. Yaitu AY selaku Bendahara Satpol PP saat itu.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Batu, Dedy Agus Oktavianto mengatakan AY ditetapkan tersangka sejak Januari 2019 lalu.

Sedangkan Robiq ditetapkan tersangka sejak November 2018 lalu.

“Ada tersangka lagi, bendahara saat itu. Inisialnya saja ya, AY,” kata Dedi, Senin (2/4/2019).

Keduanya saat ini menjalani proses persidangan.

Kedua tersangka ini dikenai pasal berlapis, yaitu pasal 2 dan Pasal 3 no 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Serta pasal 12 e UU Tipikor tentang pemotongan honorarium dan juga pasal 9 tentang pemalsuan dokumen.

“Kerugian negara edangkan untuk kerugian negara mencapai sekitar 490 juta rupiah,” pungkasnya.

Ia menambahkan berdasarkan hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) dengan Kejari Batu, hasilnya sama.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved