Kabar Surabaya

Tiga Kreator Jatim Juara Dalam Kompetisi Creator Reborn Yang Digelar Operator 3 Indonesia

Tiga kreator film pendek asal Jawa Timur berhasil lolos sebagai juara 1,2, dan 3 di ajang kompetisi Creator Reborn yang digelar operator 3 Indonesia.

Tiga Kreator Jatim Juara Dalam Kompetisi Creator Reborn Yang Digelar Operator 3 Indonesia
suryamalang.com/Sri Handi Lestari
Arum K Prasodjo (paling kanan), DGM Public Relations PT Hutchison 3 Indonesia serahkan penghargaan kepada tiga pemenang ajang Creator Reborn yang digelar 3 Indonesia di Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tiga kreator film pendek asal Jawa Timur berhasil lolos sebagai juara 1,2, dan 3 di ajang kompetisi Creator Reborn yang digelar perusahan operator 3 Indonesia. Ketiganya adalah Indra Jaya Kusuma, mahasiswa Universitas Yos Sudarso Surabaya asal kota Probolinggo, Farras Haidar, alumni SMK 1 Surabaya, dan Robby Aini Fikry, mahasiswa jurusan Dekave Universitas Negeri Malang (UNM).

"Mereka bertiga lolos di kategori short movie atau film pendek setelah bersaing dengan 62 karya film pendek yang dikirimkan," kata Arum K Prasodjo, DGM Public Relations PT Hutchison 3 Indonesia, di Surabaya, Kamis (4/4/2019).

Kegiatan Creator Reborn merupakan rangkaian program Bima Day, yang mengangkat tiga kategori. Yaitu kreatif content seperti Short Movie, Dance Music dan E-sport PUMG Mobile.

"Kegiatannya sudah dimulai sejak 16 Desember 2018 hingga 16 Februari 2019 dan telah diikuti lebih dari 8.000 peserta dari penjuru nusantara," jelas Arum.

Dalam kompetisi Short Movie, 3 Indonesia menggandeng Angga Dwimas Sasongko, untuk juri kategori short movie. Kemudian Winky Wiryawan sebagai juri. Sedangkan kompetisi PUBG Mobile, sebagai juri, 3 menggandeng mitra perlengkapan gaming gear, Razer.

Indra Jaya Kusuma, juara I kategori short movie dari Probolinggo, meloloskan karyanya berupa film dokumenter berjudul Dilematis.

"Dalam film ini saya sajikan kampung Benteng, yang berada di kota Probolinggo. Warga yang sudah tinggal lama di tempat itu, merasa dilema karena tanah yang ditempati milik TNI sementara mereka merasa memiliki dengan adanya dokumen dari tentara Belanda untuk mereka," ungkap Indra.

Namun kampung Banteng yang berupa bangunan kuno itupun banyak direvitalisasi untuk dinikmati dan menjadi kampung wisata. "Targetnya kampung ini jadi kampung Inggris. Banyak warga yang mulai belajar dan komunikasi dengan bahasa Inggris," ujar Indra.

Sementara pemenang kedua, Farras Haidar, alumni SMK Negeri 1 Surabaya menampilkan film pendek tentang seorang anak yang merasakan penyesalan setelah mengabaikan ibunya.

"Jadi pesan untuk anak muda, agar selalu menghormati dan bersikap baik dengan orangtuanya. Agar tidak ada penyesalan dan rasa rindu ketika ditinggalkan," ungkap Farras yang berharap tahun ini bisa diterima di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sementara Robby Aini Fikri, mahasiswa UNM asal Kediri itu menampilkan film pendek tentang kesenian tradisional Jaranan khas Kediri.

Regional Operation Head 3 Indonesia - Regional Jawa Timur, Anjar B Kurniawan mengatakan, bila tahun 2019 ini, kreator anak muda yang berkarya memanfaatkan platform digital dan sukses dengan apa yang mereka lakukan, 3 Indonesia sangat mendukung.

"Bima Day menjadi salah satu ekosistim pendukungnya yang diperkuat oleh infrastruktur mobile internet handal dari 3. Bima Day sekaligus wujud visualisasi aplikasi Bima+ sebagai platform digital dan creative hub untuk anak muda yang memiliki gaya hidup digital tinggi," tutur Anjar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved