Piala Presiden

Persebaya ke Final Tantang Arema FC dengan Tundukkan Madura United, Ini Kunci Kemenangan Djanur

Persebaya unggul dengan agregat 4-2 atas Madura United dana merebut tiket final Piala Presiden 2019 menghadapi Arema FC.

Persebaya ke Final Tantang Arema FC dengan Tundukkan Madura United, Ini Kunci Kemenangan Djanur
SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Persebaya ke Final Piala Presiden 2019 tantang Arema FC . Ini Kunci kemenangan Baju Ijo atas Madura United versi pelatih Djadjang Nurjaman. Foto Otavio Dutra merayakan golnya ke gawang Madura United, Sabtu (6/4/2019) 

SURYAMALANG.COM  – Persebaya berhasil melaju ke babak final Piala Presiden 2019 dan menantang Arema FC setelah menang 2-3 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (6/4/2019)..

Persebaya unggul dengan agregat 4-2 atas Madura United dana merebut tiket final Piala Presiden 2019 menghadapi Arema FC.

Persebaya mampu menang dua kali dari dua laga semifinal yang dijalani lawan Madura United di kandang maupun saat tandang.

Sebelumnya di Leg 1 saat bermain di Gelora Bung Tomo, Persebaya juga unggul 1-0.

Tolak Lamaran, Gadis Yatim Piatu Ini Tewas Ditikam & Dibakar Kekasihnya

Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Final Ideal Piala Presiden 2019 Resmi Terwujud

Dosa Gading Marten Pada Gisel yang Membuat Melaney Ricardo Bungkam, Terjawab Setelah Perceraian

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman menyebut timnya bisa taklukkan Madura di Leg 2 karena mental bertanding bermain skuat asuhannya mumpuni.

Sebab, dilaga ini Persebaya terus tertinggal mulai dari 1-0, imbang 1-1, kembali tertinggal 2-1, imbang 2-2, sebelum akhirnya unggul 2-3 diakhir laga.

"Kerja luar biasa, saya sangat mengapresiasi kinerja pemain malam ini. Melawan tim cukup komplite, secara materi, secara tim, bagus sekali mereka main. Kami tertekan di awal babak, pelan tapi pasti kami bisa mengimbangi, dan akhirnya leading di menit-menit akhir," terang Djanur usai laga.

Selain mental, pelatih asal Majalengka iu juga mengapresiasi semua pemain karena mengeluarkan semua kemampuan dilaga ini.

"Luar biasa main hari ini, kerja militan, pressing. Mereka semua kerahkan segala kemampuan, yang paling pasti mereka punya mental untuk Persebaya," tambah Djanur.

Bahkan, disampaikan Djanur, mental bertanding Misbakhus Solikin dkk sudah teruji sejak babak penyisihan grup A, saat bermain di Bandung. Dimana Persebaya selalu melakoni laga dengan tertinggal lebih dulu.

Saat unggul 2-3 atas Perseru, dan unggul 3-2 atas Persib Bandung, Persebaya selalu dimulai dengan ketertinggalan.

Namun, kembali Djanur mengapresiasi mental bermain skuatnya.

"Sudah saya sampaikan di awal, bahwa pertandingan akan berjalan berat dan seru. Tapi yang di uji pada pertandingan ini adalah soal mental. Pertandingan mental dan pertandingan motivasi. Kami melakukan itu dengan baik pada malam hari ini," terang pelatih asal Majalengka tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved