Sinopsis Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Tayang di Bioskop Indonesia Jadwal 18 April 2019

Sinopsis Film layar lebar “Kucumbu Tubuh Indahku” akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 April 2019 mendatang

Sinopsis Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Tayang di Bioskop Indonesia Jadwal 18 April 2019
YouTube Fourcolours
Film Kucumbu Tubuh Indahku 

SURYAMALANG.com - Sinopsis Film layar lebar “Kucumbu Tubuh Indahku” akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 April 2019 mendatang. “Kucumbu Tubuh Indahku” adalah sebuah sebuah karya film panjang ke-19 yang disutradarai oleh Garin Nugroho dan Ifa Isfansyah selaku produser.

Film ini bercerita tentang seorang penari Lengger di sebuah desa kecil di Jawa bernama Juno.

Juno Kecil terpaksa harus hidup sendiri sejak ditinggal pergi oleh ayahnya. Di tengah kesendiriannya, Juno bergabung dengan sanggar tari Lengger. Sejak itu, Juno harus hidup berpindah-pindah tempat, dari satu desa ke desa yang lain.

Seiring perjalanannya menjadi dewasa, Juno mendapat perhatian dan kasih sayang dari beberapa orang terdekat di sekelilingnya. Ada guru tarinya, bibinya yang seorang penjual ayam, pamannya yang seorang penjahit, seorang petinju, dan seorang Warok.

Semua pengalaman yang dilaluinya membuat Juno memiliki sebuah perjalanan hidup yang membawanya kepada pemahaman akan keindahan hidup.

Cerita dalam film ini diangkat dari kisah hidup Rianto yang merupakan seorang penari dan koreografer. Dulunya ia merupakan mantan penari Lengger dan sekarang menjadi penari kaliber internasional yang menetap di Tokyo. Rianto pun ikut berperan dalam film tersebut sebagai Juno dewasa.

Film yang dihasilkan oleh rumah produksi Fourcolors ini pernah ditayangkan pertama kalinya di Film Internasional Venesia pada Agustus 2008.

Telah diputar di beberapa event dan festival film internasional, Film layar lebar “Kucumbu Tubuh Indahku” ini memenangkan banyak penghargaan, diantaranya adalah ‘Bisato D’oro Award Venice Independent Film Critic (Italia, 2018), Best Film pada Festival Des 3 Continents (Perancis, 2018), dan Cultural Diversity Award under The Patronage of UNESCO pada Asia Pasific Screen Awards (Australia, 2018).

Sementara, untuk pemeran Juno terdapat dua karakter yang memainkan yaitu Muhammad Khan sebagai Juno remaja dan Raditya Evandra sebagai Juno kecil. Selain itu, dalam film ini terlibat pula Sujiwo Tejo sebagai Guru Lengger, Randy Pangalila sebagai petinju, Whani Dharmawan sebagai Warok, Quin Dorothea sebagai istri bupati, Endah Laras sebagai Bulik Juno, Mbok Tun sebagai pengurus Lengger, Cahwati sebagai pesinden Bupati, Fajar Suharno sebagai Pakde Juno, Dwi Windarti sebagai guru tari, Anneke Fitriano sebagai asisten ibu Bupati.

Pengisi Soundtrack

Halaman
12
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved