Kota Batu

Berikan Kemudahan Beribadah Bagi Wisatawan Jadikan Kota Batu Raih Penghargaan Wisata Halal

Sebagai tempat wisata nasional, Kota Batu harus memperhatikan sedetail mungkin untuk wisatawan. Hingga mendapatkan penghargaan wisata halal.

Berikan Kemudahan Beribadah Bagi Wisatawan Jadikan Kota Batu Raih Penghargaan Wisata Halal
Ist
Kota Batu terima penghargaan kategori Wisata Halal dari Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) di Jakarta 

SURYAMALANG.COM, BATU - Menyediakan tempat ibadah, tersedia makanan halal, tidak ada aktivitas yang mengandung unsur pornografi serta kemusyrikan. Itulah kriteria terpilihnya Kota Batu mendapatkan penghargaan Wisata Halal yang diadakan oleh Indonesia Muslim Travel Index (IMTI).

Sebagai tempat wisata nasional, Kota Batu harus memperhatikan sedetail mungkin untuk wisatawan. Hingga mendapatkan penghargaan wisata halal.

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Imam Suryono mengatakan, wisata halal ini juga harus diiringi dengan ACES atau yang meliputi Access, Communication, Environment, dan Services.

"Semua tempat wisata di Kota Batu, baik wisata buatan, alam, kami menyedikan kriteria tersebut. Tambahannya tempat wisata di Kota Batu ini ramah-ramah," ungkapnya.

Semisal saat puasa menyediakan menu buka puasa, lalu menghormati bagi yang puasa dengan menutup warung menggunakan gorden. Selain itu di restoran juga menyediakan makanan halal, sehingga memudahkan wisatawan untuk mencari makanan.

Adapun restoran yang menyediakan makanan tidak halal, tetapi jarang dijumpai. "Mengutamakan makanan halal untuk wisatawan. Karena wisatawan kan dari berbagai daerah," imbuhnya.

Ia menyebutkan, wisata alam seperti Coban Talun, Coban Putri, Wisata Gunung Banyak, menyediakan tempat ibadah dan toilet. Kota Batu mendapatkan penghargaan wisata halal bersama 17 kabupaten/kota se Indonesia. Penghargaan itu diberikan di Bidakara Hotel, Jakarta, Selasa (9/4).

Adapun kriteria penilaian yaitu Lombok mendapatkan skor penilaian tertinggi 58, lalu Aceh dengan skor 57, kemudian disusul DKI Jakarta yang mendapatkan nilai 56.

Diperingkat kelima Sumatera Barat dengan raihan skor 55, baru kemudian Provinsi Jawa Barat dan Yogyakarta yang masing-masing mendapatkan perolehan nilai 51, Riau dan Kepulauan Riau skor 50. Sedangkan Jawa Timur yang melingkupi Malang Raya dengan skor 48, terakhir ada Sulawesi Selatan yakni Makassar dan sekitarnya dengan skor 30. 

Dilain hal, Jatim Park Group sudah memenuhi kriteria wisata halal itu. Marketing Executive Jatim Park Group, Yokka Rhismadora mengatakan, disetiap wahana Jatim Park Group sudah dikonsep untuk muslim friendly.

"Salah satunya yakni mushola yang akan gampang ditemui wisatawan. Selain itu destinasi wisata halal di Jatim Park Group ini juga disiapkan untuk memperkenalkan sebagai wisata yang mampu go international," kata dia.

Yaitu lanjutnya, dengan mengenalkan edukasi dan entertain masyarakat umum mengenai Islam. Sehingga tidak hanya senang-senang tetapi kategori halal juga harus mengedukasi.  

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved