Kota Batu

Pencairan Dana Desa Untuk Dua Desa Di Kota Batu Terganjal Siskeudes 

Penantian 19 Desa di Kota Batu kini berakhir. Ini setelah anggaran Dana Desa tahap pertama sudah bisa dicairkan.

Pencairan Dana Desa Untuk Dua Desa Di Kota Batu Terganjal Siskeudes 
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso 

SURYAMALANG.COM, BATU - Penantian 19 Desa di Kota Batu kini berakhir. Ini setelah anggaran Dana Desa tahap pertama sudah bisa dicairkan. Namun masih ada dua desa yang terkendala karena masih menyesuaikan di Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Kepala Bidang Pemberdayaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, Arif Purwanto mengatakan, dua desa itu adalah Desa Sumberejo dan Desa Torongrejo.

Sedangkan desa lainnya sudah menyesuaikan dengan Siskeudes. "Kami targetkan tidak terlalu lama, maksimal sampai pertengahan april ini saja," kata Arif, Rabu (10/4).

Selain itu, pihaknya juga memberikan pendampingan kepada desa yang belum menyelesaikan tahap di Siskeudes. Dua desa itu tahap pertama yang harus diselesaikan di Siskeudes adalah Desa Sumberejo Rp 279 juta, dan Desa Torongrejo Rp 258 juta.

Sementara itu untuk Alokasi Dana Desa (ADD) semua desa sudah cair. "Untuk desa yang sudah cair, kami juga meminta kepada perangkat desa yang sudah menerima anggaran agar mempersiapkan untuk pencairan tahap kedua," imbuhnya.

Dalam pencairan tahap pertama sebesar 20 persen. Serta pada tahap kedua dan ketiga nanti anggaran yang dicairkan akan sama, yaitu sebesar 40 persen. Seperti yang diketahui total jumlah DD 2019 untuk 19 Desa yaitu Rp 26,5 miliar.

Dengan rincian, di Kecamatan Batu Desa Sumberejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Oro-oro ombo mendapatkan anggaran DD Rp 1,6 dan ADD Rp 3,5. Desa Sidomulyo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,8 miliar. Desa Pesanggrahan mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 miliar dam ADD Rp 4,3 miliar.

Kecamatan Bumiaji, Desa Punten mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,8. Desa Gunungsari mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,7 miliar dan ADD Rp 3,7. Desa Tulungrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,9 miliar dan ADD Rp 3,4. Desa Sumbergondo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 dan ADD sebesar Rp 2,7 miliar.

Desa Pandanrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 2,9 miliar. Desa Bumiaji mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3 miliar. Desa Giripurno mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 2,1 miliar dan ADD Rp 4,6 miliar. Desa Bulukerto mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 3,3 miliar. Desa Sumberbrantas mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,2 miliar dan ADD Rp 3,1 miliar.

Kecamatan Junrejo, Desa Beji mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Junrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Tlekung mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,1 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar. Desa Mojorejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1 miliar dan ADD Rp 2,4 miliar. Desa Pendem mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,4 dan ADD Rp 2,7 miliar. Desa Torongrejo mendapatkan anggaran DD sebesar Rp 1,3 miliar dan ADD Rp 2,6 miliar.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menambahkan, untuk Siskeudes diharapkan setiap perangkat desa tidak malu-malu untuk bertanya. Jika memang ada kurang dimengerti harap bertanya kepada pendamping desa.

"Penerapan Siskeudes ini seharusnya mempermudah bagi desa. Mulai dari bisa mengetahui apakah anggaran sudah terserap atau belum. Karena sistem online akan mempermudah mengetahui berapa serapan anggaran yang sudah digunakan," ungkapnya.

Selain itu setiap anggaran bisa dipetakan dan digunakan sesuai peruntukan. Semisal DD untuk apa saja, ADD untuk apa saja. Dan Dana Bagi Hasil untuk apa saja. DD biasanya digunakan untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.  "Lebih transparan juga, semua bisa tahu penggunaan anggaran dana desa," pungkasnya. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved