Kabar Surabaya

Bank KEB Hana Asal Korea Selatan Buka Kantor Cabang Untuk Tambah Jumlah Nasabah Di Surabaya

Kantor cabang baru ini ditargetkan meningkatkan jumlah nasabah, yang tahun 2019 ini naik 30 persen.

Bank KEB Hana Asal Korea Selatan Buka Kantor Cabang Untuk Tambah Jumlah Nasabah Di Surabaya
suryamalang.com/Sri Handi Lestari
Kostantinus Liem, Direktur Bisnis Bank KEB Hana (lima dari kiri) bersama Mulyanto, Direktur Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis OJK Jatim (empat dari kiri) dan Alim Markus (ketiga dari kiri) saat grand opening kantor cabang Bank KEB Hana Manyar, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PT Bank KEB Hana Indonesia atau Bank KEB Hana meresmikan kantor cabang baru di kawasan Manyar, Kota Surabaya, Rabu (10/4/2019). Kantor cabang baru ini ditargetkan meningkatkan jumlah nasabah, yang tahun 2019 ini naik 30 persen.

"Selain kantor cabang Surabaya ini, kami juga akan membuka kantor cabang baru di Pontianak," kata Kostantinus Liem, Direktur Bisnis Bank KEB Hana.

Saat ini jumlah nasabah secara nasional lebih dari 300.000. Kontribusi dari Jawa Timur atau Surabaya sekitar 10 persen.  Dengan kantor cabang baru di kawasan Jalan Manyar Kertoarjo itu, menambah kantor cabang Bank KEB Hana menjadi tiga. Sebelumnya sudah ada dua kantor cabang di Darmo Raya dan Darmo Permai.

Terkait target kinerja di tahun 2019 ini, bank dari Korea Selatan ini akan meningkatkan penyaluran kredit untuk sektor SME (Small Medium Entreprise).  "Saat ini penyaluran SME kami masih sekitar 15-16 persen. Sementara aturan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) targetnya 20 persen," jelas Konstantinus.

Target kredit di tahun 2019 ini naik sekitar Rp 7 triliun menjadi Rp 42 triliun setelah realisasi di tahun 2018 lalu mencapai Rp 35 triliun.

Acara peresmian kantor cabang baru ini, dihadiri pejabat dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta pengusaha Alim Markus.

Kantor Cabang Manyar merupakan Kantor Cabang terbesar di Surabaya, Lokasi Kantor Cabang Manyar memiliki Ietak yang strategis di wilayah Surabaya Timur serta di|engkapi oleh layanan D’café Hana Lounge untuk membuat nasabah merasa nyaman dalam melakukan aktivitas perbankan.

"Program yang dijalankan Bank KEB Hana selalu berfokus terhadap kenyamanan, kepuasan, serta kebutuhan nasabah," tambah Konstantinus.

Sementara Direktur Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis OJK Jatim, Mulyanto, yang hadir dalam kegiatan itu menambahkan, bila aset perbankan atau bank umum di Jawa Timur hingga akhir 2018 tercatat tumbuh 7,9 persen, sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) yang didukung tumbuhnya APBD daerah dan aktivitas ekonomi di sejumlah daerah.

"Tumbuhnya aktivitas ekonomi di Jatim dipengaruhi dua sektor, yakni swasta dan pemerintah," kata Mulyanto.
Pertumbuhan aset perbankan di Jatim tercatat dari Rp 534,923 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp 577,183 miliar di akhir 2018.

Tumbuhnya aset, juga berbanding lurus dengan dana pihak ketiga (DPK) atau simpanan masyarakat dari Rp 499,384 miliar menjadi Rp 542,050 miliar atau 8,54 persen, dan kredit tumbuh 10,45 persen, dari Rp 433.493 miliar menjadi Rp 478.778 miliar.

Sedangkan untuk Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah yang menjadi salah satu indikator kunci untuk menilai kinerja fungsi bank di Jatim turun, dari 3,03 persen menjadi 2,90 persen.

Mulyanto berharap, pertumbuhan positif perbankan Jatim ini didukung dengan naiknya literasi atau pengetahuan tentang jasa keuangan yang saat ini masih ada di angka 32 persen, sedangkan inklusinya atau pemakai jasa perbankan mencapai 72 persen.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved