Kabar Tuban

2 Tahun Jadi Buronan, Pria Asal Tuban Ini Hidup di Hutan

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban menangkap Witno (45) yang menjadi buronan selama dua tahun

2 Tahun Jadi Buronan, Pria Asal Tuban Ini Hidup di Hutan
Tribunnews
ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban menangkap Witno (45) yang menjadi buronan selama dua tahun, Jumat (12/4/2019).

Pria asal Desa Latsari, Kecamatan Bancar itu ditangkap tidak jauh dari rumahnya.

Witno merupakan buronan kasus kekerasan anak di Desa Latsari.

Selama menjadi buronan, Witno sembunyi di hutan.

Informasi dihimpun SURYAMALANG.COM, pelaku melakukan kekerasan terhadap siswi SD yang berusia 11 tahun pada 21 Maret 2016.

Witno memukul bagian belakang kepala korban yang saat itu baru pulang sekolah.

“Pelaku mengaku tersinggung atas ucapan anak-anak yang saat itu masih SD,.”

“Saat itu ada dua anak kecil. Tapi pelaku memukul satu orang,” kata Mustafa, Kepala Kejari Tuban.

Menurutnya, pelaku divonis di Pengadilan Negeri (PN) Tuban pada 17 Oktober 2016.

Pelaku divonis hukuman 8 bulan penjara, dan denda Rp 500.000.

Bila denda tidak dibayar, pelaku akan mendapat tambahan hukuman penjara selama satu bulan.

Namun, pelaku malah melarikan diri sepekan menjelang eksekusi.

Selama menjadi buronan, Witno hidup di hutan untuk menghindari kejaran petugas.

“Pelaku sudah dua tahun tinggal di hutan,” kata Nurhadi, Kasi Intel Kejari Tuban.

Bahkan pelaku tidak hadir pada momen penting keluarganya, seperti pernikahan dan sunatan anaknya.

“Kami menangkap pelaku di tambang pasir. Saat itu dia sedang berjalan,” bebernya.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved