Fashion Show

Cerita Perancang Gaun Merah dengan Belahan Paha Tinggi untuk Miss Global Indonesia, Fabienne Nicole

gaun merah dengan belahan paha tinggi yang dikenakan Miss Global Indonesia 2018, Fabienne Nicole saat mengikuti Miss Global International pada Februar

Cerita Perancang Gaun Merah dengan Belahan Paha Tinggi untuk Miss Global Indonesia, Fabienne Nicole
Sugiharto
Miss Global 2018, Fabienne Nicole memperagakan busana saat meet and greet di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (30/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sudah bukan rahasia umum, gaun merah dengan belahan paha tinggi yang dikenakan Miss Global Indonesia 2018, Fabienne Nicole saat mengikuti Miss Global International pada Februari 2019 lalu di Filipina, menyabet kemenangan dalam katogori Best Evening Gown.

Sosok di balik gaun merah itu adalah Diana Putri, desainer Indonesia yang karyanya sudah masuk pasar Hollywood. 

"Saat buat gaun itu, saya malah sama sekali nggak ada pikiran kalau dalam kontes tersebut akan ada penghargaan Best Evening Gown. Jadi saya pun nggak menargetkan itu, I just wanna do the best for Fabienne, for Indonesia," ujar Diana Putri, Senin (8/4/2019).

Imbuhnya, gaun yang dikenakan Fabienne dalam kontes tersebut merupakan mission impossible. Mengingat, Fabienne hanya melakukan fitting satu kali, itu pun dilakukan beberapa jam sebelum keberangkatannya ke Filipina.

"Jadi saat kontes itu, Fabienne fitting jam 11 siang, lalu jam 6 sorenya dia sudah terbang ke Filipina," tukas Diana.

Miss Global 2018, Fabienne Nicole memperagakan busana saat meet and greet di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (30/3/2019).
Miss Global 2018, Fabienne Nicole (Sugiharto)

Hal yang paling penting dalam gaun itu, papar Diana, gaunnya harus benar-benar melekat pada tubuh mungil Fabienne. Sebab, Diana sengaja membuat siluet sexy yang disesuaikan dengan postur Miss Global Indonesia 2018 itu.

Warna merah pada gaun tersebut, diungkapkan Diana juga menyesuaikan dengan warna kulit Fabienne. Menurut Desainer asal Mojokerto itu, warna merah adalah yang paling pas.

"Karena kan Fabienne posturnya mungil. Jadi saya ingin dia yang mungil itu bisa terlihat menonjol berjajar dengan kontestan lainnya, jadi saya pakaikan dia warna merah. Selain itu warna merah adalah warna yang paling sesuai dengan warna kulitnya dia," cerita Diana.

Lanjutnya, kesan mewah pada gaun merah itu diwujudkan dengan adanya detail beading. Tak tanggung-tanggung, Diana mengaku memasang 10.000 micro swarovski yang ditata memenuhi pada gaun tersebut.

Miss Global 2018, Fabienne Nicole memperagakan busana saat meet and greet di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (30/3/2019).
Miss Global 2018, Fabienne Nicole (Sugiharto)

"Untuk pembuatan basic gownnya saya lakukan dalam 1x24 jam, itu bener-bener saya nggak tidur. Lalu untuk detail dan finishing, saya lakukan sekitar empat sampai lima hari setelah Fabienne terbang ke Filipina. Setelah jadi, gaun itu dibawa mamanya Fabienne ke Filipina," ungkap Diana.

Diana mengaku sempat tak menyangka gaun tersebut dapat terpilih sebagai Best Evening Gown dalam ajang Miss Global International 2019. Karena tak ikut mendampingi Fabienne secara langsung, kabar itu diperoleh ya dari tim Fabienne yang mendampinginya dalam kontes tersebut.

"Waktu itu saya dapat telepon berulangkali dari mamanya Fabienne, juga dari mentornya dia, tapi nggak keangkat. Terus saya telepon balik, eh dikabarin kalau gaun yang dipakai Fabbienne menang penghargaan," paparnya.

Diana mengatakan, kemenangan tersebut merupakan bentuk apresiasi yang luar biasa. Setelah memenangkan penghargaan tersebut, Fabienne menyempatkan merekam video untuk Diana, dalam video itu ia mengatakan, "Thank you Diana Putri for this incredible dress, misson impossible succes." Hefty's Suud

Miss Global 2018, Fabienne Nicole memperagakan busana saat meet and greet di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (30/3/2019).
Miss Global 2018, Fabienne Nicole  (Sugiharto)
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved