Rumah Politik Jatim

Festival Enam Ribu Pentol Di Ujungpangkah Gresik Ajak Masyarakat Sambut Pemilu Gembira

Ribuan orang ikut mewarnai kegiatan tersebut, mereka diajak untuk menikmati pentol gratis dan makan sepuasnya.

Festival Enam Ribu Pentol Di Ujungpangkah Gresik Ajak Masyarakat Sambut Pemilu Gembira
TribunJatim.com/Willy Abraham
Secara simbolis Muhamad Kurdi inisiator acara membuka festival enam ribu pentol sambut pemilu serentak di Gresik. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Masa tenang kampanye terhitung mulai Minggu 14 April 2019 dirayakan di wilayah Gresik Utara, tepatnya di Kecamatan Ujungpangkah. Seluruh warga kelurahan Pangkah wetan tumpah ruah hadir di festival 6 ribu pentol.

Kegiatan itu dipusatkan di Alun-alun Ujungpangkah, Sabtu (13/4/2019) malam. Meski bersamaan dengan acara debat capres di televisi, tetapi ribuan orang ikut mewarnai kegiatan tersebut, mereka diajak untuk menikmati pentol gratis dan makan sepuasnya.

Ya, pentol makanan yang terbuat dari tepung kanji berbentuk bulat ini dibagikan gratis kepada warga.

Sebanyak 24 stan berjejer-jejer menyajikan pentol yang akan dibagikan kepada warga. Saking antusiasnya, warga langsung mengerubuti stan meski acara belum dibuka. Total enam ribu pentol yang disediakan langsung habis tidak sampai satu jam.

Inisiator Festival Enam Ribu Pentol, Muhammad Kurdi mengatakan, hadirnya even yang baru pertama kali itu untuk mengajak masyarakat utamanya kaum milenial untuk menciptakan kegembiraan menyambut Pemilu serentak 2019.

Selain itu, pihaknya juga mengenalkan jajanan pentol Ujungpangkah memiliki ciri khas dibanding pentol lainnya.

"Kalau pentol Ujungpangkah itu, ada campuran daging ikan atau hewan laut lainnya, kalau pentol lain kan kebanyakan daging," ujarnya kepada Suryamalang, Minggu (14/4/2019).

Banyaknya masyarakat yang hadir, membuat suasana menjadi ramai dan bergembira mengingat pemilu serentak yang kurang dari 3 hari lagi. "Disini semuanya senang, gembira menyambut pemilu," terangnya.

Salah satu pengunjung, Gilang Ramadhan mengaku, datang dari kecamatan Sidayu karena penasaran dengan festival pentol. "Tidak kebagian padahal saya datang 19.30 WIB padahal pentolnya ribuan tapi sudah habis," kata dia.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved