Kabar Surabaya

Ingin Kuliah di Luar Negeri? Berikut Tipsnya dari Education USA Surabaya Adviser

Bertempat di MyAmerica, peluncuran program tersebut dihadiri oleh Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Mark McGovern .

Ingin Kuliah di Luar Negeri? Berikut Tipsnya dari Education USA Surabaya Adviser
Hefty
Pelaksanaan perdana program Targeted Advising Group (TAG) di US Consulate General Surabaya bersama Yehezkiel Tumewu, Education USA Surabaya Adviser, Senin (15/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Setelah sukses di Jakarta, EducationUSA Surabaya (EdUSA) pun meluncurkan program Targeted Advising Group (TAG). Peluncuran dan pelaksanaan perdananya telah dilakukan Senin (15/4/2019).

Bertempat di MyAmerica, peluncuran program tersebut dihadiri oleh Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Mark McGovern.

Selanjutnya, disambung dengan pelaksanaan perdana program TAG berupa sharing class bersama Yehezkiel Tumewu, Education USA Surabaya Adviser, mengenai pendidikan pasca sarjana.

Salah satu yang dibahas oleh Yehezkiel adalah mencari kampus berdasarkan priority list. Ia menyarankan calon pelamar sekolah ke Amerika Serikat untuk membuat daftar lima universitas yang akan dituju berdasarkan tiga kategori, yaitu dream, realistic, dan savety.

Jelasnya, masukkan daftar universitas yang sangat ingin dituju, namun kemungkinan diterimanya sangat kecil, sekitar 30 persen ke dalam kategori Dream. Beberapa kendala, salah satunya persyaratan mungkin adalah penyebab kemungkinan tersebut sangat kecil.

Selanjutnya, masukkan nama-nama universitas dimana kita memiliki peluang sekitar 70 sampai 80 persen untuk masuk, ke dalam kategori Realistic. Menurut Yehezkiel, kadang ada beberapa persyaratan masuk yang membuat pelamar studi ragu, sehingga menyebabkan kemungkinan masuknya tidak 100 persen.

Ketiga adalah kategori savety, ini adalah pilihan kampus yang dirasa pelamar studi sangat mudah untuk ditembus. Atau dengan kata lain, untuk masuk ke universitas dalam kategori ini, pelamar tidak mengalami kendala dalam persayaratan belajar, termasuk biaya.

"Tiga kategori ini dibuat supaya kita punya tujuan pasti. Fokuskan pada universitas impian kita (dream) tapi kalau tidak masuk, kita sudah punya target ke universitas lain yang lebih memungkinkan," ujar Yehezkiel.

Sarannya, cari dan tentukan lebih banyak universitas dalam kategori realistic. Bisa 1 universitas dalam kategori dream, 3 universitas dalam kategori realistic dan 1 universitas dalam kategori savety.

Bagi calon pelamar studi yang masih bingung menentukan pilihan universitas. Yehezkiel menyarankan beberapa website pencari universitas dan informasi akreditasi kampus yang dapat digunakan.

Cari referensi universitas melalui www.collegeboard.org dan www.petersons.com. Setelah menemukan universitas dalam website tersebut, lanjutkan dengan mencari informasi akreditasinya melalui www.ed.gov/accreditation atau www.chea.org.

"Penting untuk mengetahui apakah kampus pilihan kita itu terakreditasi atau tidak. Kalau kampusnya sudah terakreditasi tapi programnya belum, itu nggakpapa, berarti kampusnya termasuk bagus dan bisa dipertimbangkan. Tapi kalau kampusnya belum terakreditasi, sebaiknya coba cari lainnya yang sudah," tutur Yehezkiel.

Selanjutnya, penelusuran ke website resmi universitas yang akan dituju juga perlu dilakukan. Hal akan memberikan calon pelamar informasi lebih banyak, sehingga keputusan untuk mendaftar akan lebih mantap.

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved