Rumah Politik Jatim

Polres Malang Kota Pantau Gerakan Memutihkan TPS dan Gerakan Salat Subuh Berjamaah

Polisi menemukan adanya indikasi rencana pengerahan massa untuk memutihkan TPS dengan melakukan gerakan sholat subuh berjamaah.

Polres Malang Kota Pantau Gerakan Memutihkan TPS dan Gerakan Salat Subuh Berjamaah
edgar
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri. 

SURYMALANG.COM, KLOJEN - Menjelang pemilu 17 April 2019, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, telah melakukan pemetaan beberapa wilayah. Polisi mendeteksi beberapa TPS yang dinilai rawan.

Dijelaskan Asfuri, pihaknya bahkan menemukan adanya indikasi rencana pengerahan massa untuk memutihkan TPS dengan melakukan gerakan salat subuh berjamaah.

Meskipun demikian, kegiatan tersebut masih ia dalami dengan memantau masjid-masjid yang akan dijadikan gerakan memutihkan TPS tersebut.

"Ajakan itu kami ketahui dari media sosial, kami belum melihat adanya suatu kegiatan yang mengarah ke sana, apakah itu dilakukan besok atau kapan, kami belum tahu karena kami masih mendalami kegiatan ini," ujarnya.

Tak hanya itu, TPS yang dinilainya rawan ialah TPS yang letaknya berdekatan dengan pos pemenangan salah satu pasangan calon.

Selanjutnya, ialah TPS yang lokasinya berada di dekat rumah calon anggota legislatif.

"Kami tidak boleh menganggap bahwa Kota Malang ini akan kondusif selamanya. Kami harus mempunyai prediksi melihat hal yang jelek sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi," ucapnya.

Dalam melakukan pengamanan serta pemantauan dan pengawasan ini, Polres Malang Kota akan bekerjasama dengan Bada Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pihaknya akan koordinasi dengan Bawaslu terkait dengan adanya informasi soal 20 persen TPS yang rawan di Kota Malang.

Kata Asfuri, Bawaslu inilah yang menjadi ujung tombak dalam pengawasan terjadinya pelanggaran maupun tindak pidana pemilu.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved