Malang Raya

Jalan Tol Pandaan Malang Batal Diresmikan, Ternyata Ada Alasan Ini Selain Faktor Presiden Jokowi

Jalan tol Pandaan Malang belum diresmikan bukan hanya karena presiden Jokowi batal berkunjung ke Malang, tapi juga karena ada pertimbangan teknis

Jalan Tol Pandaan Malang Batal Diresmikan, Ternyata Ada Alasan Ini Selain Faktor Presiden Jokowi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
EXIT TOL MAPAN - Sejumlah kendaran pengguna jalan Tol Pandaan Malang atau Malang-Pandaan (Mapan) keluar menuju Kota Batu dan Kota Malang di Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang akhir tahun 2018 lalu ketika dibuka secara fungsional. 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Sempat dijadwalkan diresmikan pekan lalu, tol Pandaan Malang atau Malang Pandaan hingga kini kenyataannya belum diresmikan dan dibuka. Alasan mundurnya peresmian jalan tol ini akhirnya terbuka.

Jalan tol Pandaan Malang belum diresmikan bukan hanya karena presiden Joko Widodo (Jokowi) batal berkunjung ke Malang, tapi juga karena ada pertimbangan teknis.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Tol Malang-Pandaan, Agus Purnomo mengatakan bahwa kini pihaknya masih menunggu sertifikat uji layak fungsi.

"Nanti kalau sertifikatnya sudah keluar, nanti langsung kita resmikan," ujarnya, Selasa (16/4/2019).

Gaya Mewah 4 Menantu Soeharto, Mulai Mayangsari Hingga Annisa Tri Hapsari, Halimah yang Paling Beda

Modus Bocah SD Setubuhi Siswi SMA di Probolinggo, Rayuan Tak Berhasil, Lalu Pakai Ancaman

Lima Alasan Dul Jaelani Memutuskan Taaruf Ketimbang Pacaran, Ada Amanah dari Orang Dekat?

Meskipun demikian, jika nantinya diresmikan, peresmian itu hanya diberlakukan untuk jalan tol Pandaan Malang seksi I hingga III.

Pembangunan infrastruktur di seksi I hingga III sudah selesai pembangunannya 100 persen dan siap digunakan.

Sedangkan seksi IV dan V masih menunggu proses pembangunan yang belum tuntas. 

"Seksi empat pembebasan baru selesai. Ya semoga saja nanti peresmiannya bisa seksi I sampai IV," ucapnya.

Dijelaskan Agus, pembangunan konstruksi Tol Mapan seksi IV mencapai 80 persen.

Sementara di seksi V baru 30 persen karena terkendala penemuan situs sekaran dan pembebasan lahan yang belum selesai.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved