Rumah Politik Jatim

Kapolda Tegaskan, Blitar Tidak Masuk Wilayah Rawan Saat Pemilu 2019 Di Jatim

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar tidak termasuk wilayah rawan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Kapolda Tegaskan, Blitar Tidak Masuk Wilayah Rawan Saat Pemilu 2019 Di Jatim
suryamalang.com/Samsul Hadi
Kapolda Jatim bersama Gubernur Jatim dan Forkopimda Jatim serta ketua KPU Jatim dan Bawaslu Jatim tinjau kesiapan Pemilu di Blitar 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar tidak termasuk wilayah rawan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di Jatim. Tetapi, Kapolda tetap memerintahkan Kapolres untuk memaksimalkan pengamanan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Kapolda saat mendampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memantau persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 di Blitar, Selasa (16/4/2019).

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, Ketua Bawaslu Jatim, M Amin, dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, juga ikut hadir mendampingi Gubernur.

"Wilayah Blitar kondusif, artinya tidak masuk kriteria rawan di Jatim. Tapi, kami tetap perintahkan Kapolres meningkatkan kewaspadaan, karena tidak tahu ada perubahan-perubahan," kata Irjen Pol Luki Hermawan.

Tetapi, Kapolda tidak menjelaskan secara rinci wilayah mana saja di Jatim yang masuk kriteria rawan saat pelaksanaan Pemilu 2019. Kapolda hanya menyatakan polisi bersama TNI siap mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 di Jatim.

Hal serupa dikatakan Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar. Adewira menyebutkan, wilayah Kota Blitar tergolong wilayah aman dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Tetapi, Polres Blitar Kota tetap meningkatkan pengamanan wilayah saat pelaksanaan Pemilu berlangsung.

Dikatakannya, Polres Blitar Kota menerjunkan 406 personel untuk mengamankan Pemilu 2019. Para personel itu disebar ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Sistemnya, dua polisi mengamankan 16 TPS.

"Sejak kemarin personel sudah bergeser ke masing-masing TPS. Kami juga dibantu TNI dan Linmas dalam mengamankan TPS," katanya.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Blitar memetakan titik-titik kerawanan di tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Kota Blitar. Bawaslu mencatat, sedikitnya, ada 71 titik TPS di Kota Blitar yang rawan saat proses pemungutan suara berlangsung.

"Sejumlah TPS rawan itu berada di dekat rumah caleg dan posko pemenangan. Kami akan meningkatkan pengawasan di sejumlah TPS," kata Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Blitar, Abdul Azis.

Sebanyak 71 TPS rawan itu menyebar di tiga kecamatan di Kota Blitar. Rinciannya, di Kecamatan Sukorejo ada 25 TPS, di Kecamatan Kapanjenkidul ada 11 TPS, dan di Kecamatan Sukorejo ada 35 TPS.

"Kami juga mengantisipasi adanya PSU (pemungutan suara ulang) di wilayah Kepanjenkidul. Sebab, pada Pilgub tahun lalu terjadi PSU di wilayah Kepanjenkidul," ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved