Rumah Politik Jatim

Pada Masa Tenang, 750 Lembar Tabloid Berisi Visi-Misi Prabowo-Sandi Tersebar di Kota Madiun

715 eksemplar tabloid Swara Indonesia Raya yang berisi foto dan visi misi pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno ditemukan Bawaslu

Pada Masa Tenang, 750 Lembar Tabloid Berisi Visi-Misi Prabowo-Sandi Tersebar di Kota Madiun
rahadian bagus
CURANG - Kordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jawa Timur, Ikhwanudin Alfianto, bersama anggota Bawaslu Kota Madiun menunjukan tabloid berisi visi misi pasangan Prabowo-Sandi yang tersebar di Kota Madiun. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Sebanyak 715 eksemplar tabloid Swara Indonesia Raya yang berisi foto dan visi misi pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno ditemukan Bawaslu Kota Madiun, Senin (15/4/2019) malam. 

Tabloid 20 halaman itu diduga sengaja disebar pada masa tenang menjelang hari pencoblosan.

Kordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jawa Timur, Ikhwanudin Alfianto, mengatakan dari hasil patroli yang dilakukan Bawaslu Kota Madiun, ditemukan, 715 eksemplar tabloid dan tersebar di 15 titik, tersebar di Kota Madiun.

Dia menuturkan tabloid itu ditemukan di beberapa titik, di antaranya di pos ronda di RT 010, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Kelurahan Tawangrejo, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Jalan Pelita Tama Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Kartoharjo, Kelurahan Winongo, dan Kelurahan Kejuron.

"Tabloid itu ditemukan di 15 titik. Per titik ditemukan satu bendel dengan jumlah rata-rata 50 eksemplar," kata dia di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Selasa (16/4/2019).

Ikhwanudin menuturkan tabloid Swara Indonesia Raya itu berisi foto capres cawapres Prabowo-Sandiaga lengkap beserta visi-misi paslon. Ratusan tabloid bermuatan kampanye ini diamankan karena diedarkan saat masa tenang sehari sebekum pencoblosan.

"Karena ini tabloidnya ada gambar paslon dan ada visi misi-nya. Jadi ini ada indikasi kampanye sehingga kami amankan. Pada masa tenang kan memang tidak boleh ada kampanye," kata Ikhwanudin.

Ketika ditanya, apakah ini termasuk pelanggaran pemilu, Bawaslu belum dapat memastikan, sebab saat ini Bawaslu Kota Madiun masih mencari penyebar tabloid tersebut.

"Pelanggaran atau tidak ini harus didalami dulu, dikaji dulu, karena ini pelakunya siapa juga belum diketemukan. Kalaupun ini pelanggaran tetapi pelakunya tidak ada yang ditindak siapa?," ujarnya.

Dia mengatakan, Bawaslu Kota Madiun akan memanggil caleg yang nama dan nomor urutnya terpampang di halaman satu dalam stempel.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved