Kabar Jember

Pengemis Berkelahi Rebutan Area Mengemis Di Jember Yang Sempat Diunggah Di Medsos

Dua orang pengemis wanita berkelahi di sekitar traffict light (TL) Simpang Empat Pasar Mangli Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates, Jember.

Pengemis Berkelahi Rebutan Area Mengemis Di Jember Yang Sempat Diunggah Di Medsos
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Jah mengemis sambil menggendong anaknya tidur yang sebelumnya sempat berkelahi dengan sesama pengemis di Jember dan sempat diunggah di medsos. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Dua orang pengemis berkelahi di sekitar traffict light (TL) Simpang Empat Pasar Mangli Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates, Jember. Dua orang pengemis itu diduga berkelahi karena rebutan area mengemis. Perkelahian itu terjadi, Senin (15/4/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wib.

Kabar tentang perkelahian dua orang pengemis itu sempat diunggah di akun media sosial Instragram oleh akun @mak_lamis. Seorang tukang becak di seputara TL Simpang Empat Pasar Mangli, Babun membenarkan kejadian itu.

"Iya memang benar. Itu pengemis di sana itu (sambil menunjuk seorang pengemis), sama seorang pengemis dari kawasan Tawangalun. Kemarin sekitar beduk (dzuhur)," ujar Babun, Selasa (16/4/2019).

Babun tidak mengetahui nama kedua orang pengemis itu. Dia melihat perkelahian dua orang perempuan yang mengemis di kawasan itu.

Menurut Babun, perkelahian itu bermula dari datangnya seorang pengemis asal Tawangalun yang memakai tongkat. "Yang dari Tawangalun itu pakai kruk, pakai dua tongkat," ujar Babun. Tak lama tiba di lokasi TL Pasar Mangli, pengemis satunya, yang diketahui bernama Jah, tiba-tiba melempar pengemis yang memakai tongkat itu.

"Dilempar pakai batu sama pengemis yang itu. Nah, yang pakai tongkat itu mau membalas pakai tongkatnya, namun jatuh. Kemudian malah digelut sama yang satunya. Dia itu (Jah) memang bandel, suka nantang. Tidak boleh ada orang lain ngemis di sini. Kalau ada orang ngemis selain dia mesti diajak ribut," tutur Babun yang setiap hari mangkal di sekitar tempat itu.

Perkelahian antara kedua orang pengemis tak terhindarkan. Perkelahian terjadi di tengah jalan di sisi Jl Hayam Wuruk lajur selatan. Tukang becak di sekitar tempat itu sampai harus melerai keduanya. Keduanya kemudian diamankan di Pos Dishub yang tidak jauh dari tempat itu.

Saat Suryamalang.com melihat TL Simpang Empat Pasar Mangli, pengemis yang berasal dari Tawangalun tidak ada di tempat itu. "Dia sejak tadi nggak terlihat di sini. Ya hanya yang satunya itu," kata Babun.

Suryamalang.com hanya menemukan Jah yang mengemis sambil menggendong seorang anak yang tertidur. Anak itu disebutnya sebagai anak ketiganya. Bagi warga yang kerap melintasi jalanan Jember, maka tidak asing dengan wajah Jah. Perempuan asal Kecamatan Arjasa itu kerap terlihat mengemis di sejumlah jalanan di kawasan Kota Jember.

Suryamalang.com pernah melihat beroperasi di seputaran kampus di Kecamatan Sumbersari. Beberapa waktu terakhir, Jah terlihat mengemis di TL Simpang Empat Pasar Mangli. Dia selalu menggendong seorang anak kecil yang tertidur.

"Ini anak ketiga saya. Yang pertama dan kedua sekolah. Kalau nggak ngemis gak punya uang," kata Jah dalam Bahasa Madura. Sepintas terlihat, Jah seperti mengalami gangguan kejiwaan. Tetapi dia bisa diajak berkomunikasi.

Saat ditanya kenapa dia berkelahi dengan pengemis lain, Jah menjawab pendek 'dia mengganggu' sambil berjalan dari mobil ke mobil untuk mengemis. Tak lama, sambil tertawa, perempuan itu berpamitan 'habis ini pulang'. Jah mengemis di tempat itu mulai pagi sampai sekitar pukul 14.00 Wib.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved