Rumah Politik Jatim

Sebar Poster dan Pasang 50 CCTV, Warga Sukoharjo Kota Malang Tegas Tolak Politik Uang

Masyarakat Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen, Kota Malang punya cara berani menolak politik uang di lingkungan mereka.

Sebar Poster dan Pasang 50 CCTV, Warga Sukoharjo Kota Malang Tegas Tolak Politik Uang
Benni Indo
Seorang warga RT 3/RW 7 Kelurahan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang, menunjukkan poster penolakan politik uang, Selasa (16/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Masyarakat Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen, Kota Malang punya cara berani menolak politik uang di lingkungan mereka. Masyarakat menyebar poster penolakan terhadap politik uang.

‘Stop Politik Uang. Jangan ambil uangnya! Pemilih Kidul Pasar Anti Politik Uang. Pemberi dan penerima diancam pidana. Ublem Aranjep’ begitu sebagian kata-kata dalam poster yang ditempelkan di sejumlah tempat di RW 7.

Saat berada di lokasi, SuryaMalang.com mendapati banner penolakan di politik uang Gapura RT 3/RW 7. Saat masuk ke dalam, terdapat CCTV dan poster penoalakan politik uang. Ada 50 CCTV yang terpasang di 9 RT.

CCTV itu, selain digunakan untuk menjaga keamanan, juga untuk memantau jika sewaktu-waktu terjadi transaksi politik uang. Masyarakat swadaya sendiri untuk membeli CCTV itu.

Aswin Muzaki, (42) Ketua RT 3/RW 7 mengatakan, adanya gerakan masyarakat itu berawal dari semakin maraknya temuan politik uang menjelang pencoblosan. Hal itu, kata Aswin menjadi tradisi buruk yang tidak hanya terjadi di Kota Malang, melainkan hampir di seluruh Indoensia.

“Semakin hari semakin masiv. Kami memberi edukasi bagi warga kami bagaimana berpolitik itu tidak mahal,” ujar Aswin.

Menurut Aswin, kontestasi politik seharusnya tidak malah. Politik uang, atau money politic, selain tindakan tidak terpuji juga membuat kontestasi politik seolah sangat mahal.

“Dengan tanpa money politic, wakil rakyat atau pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang bersih. Karena dipilih secara bersih, kepemimpinan mereka bersih. Kami tidak ingin menciptakan koruptor baru seperti para anggota dewan kemarin,” ujar Aswin, Selasa (16/7/2019).

UBLEM ANJAREP - Mlebu penjara atau masuk penjara bagi pemberi dan penerima politik uang. Peringatan itu ditempel warga kampung Kidul Pasar, RT 03 RW 07 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (16/4/2019).
UBLEM ANJAREP - Mlebu penjara atau masuk penjara bagi pemberi dan penerima politik uang. Peringatan itu ditempel warga kampung Kidul Pasar, RT 03 RW 07 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (16/4/2019). (Hayu Yudha Prabowo)

GALERI FOTO - Peringatan Warga Malang, Pemberi dan Penerima Politik Uang Bisa Ublem Aranjep

Beberapa tahun lalu, saat masa pemilihan, Aswin mengatakan sangat gencar sekali para caleg memberikan uang kepada masyarakat dengan harapan agar caleg tersebut terpilih. Namun menurut Aswin, hal itu tidak terpuji.

Faktanya, para caleg yang kemarin melakukan money politic di Kelurahan Sukoharjo tertangkap KPK karena kasus korupsi. Sebagian besar dari mereka telah divonis oleh Pengadilan Tipikor Surabaya. Beberapa di antaranya masih menjalani sidang saat ini.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved