Nasional
Fakta-fakta Cinta Buta Siswi SMA dan Sopir, Rela Lakukan Hubungan Itim Meski Baru kenal Seminggu
Cinta buta siswi SMA dan sopir di Kupang membuat gadis 16 tahun rela lakukan hubungan intim meski belum lama mengenal kekasihnya.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.com - Cinta buta siswi SMA dan sopir di Kupang membuat gadis 16 tahun rela lakukan hubungan intim meski belum lama mengenal kekasihnya.
Bahkan gara-gara cinta buta siswi SMA itu sampai menginap selama dua minggu di rumah pacarnya tersebut dan melakukan hubungan intim alias bercinta.
Peristiwa cinta buta siswi SMA dan sopir di Kupang ini terjadi antara gadis 16 tahun, sebut saja bernama Jelita, dan pacarnya yang bernama Tonci Nuban (19).
Sekedar diketahui, Tonci Nuban adalah sopir jurusan Oebufu-Kupang, sedangkan Jelita adalah siswi kelas XI di sebuah SMK (SMA sederajat) di Kota Kupang.
Berikut fakta-fakta cinta buta siswi SMA dan sopir di Kupang, dilansir SURYAMALANG dari berbagai sumber.
1. Korban Meninggalkan Rumah Saat Pemilu
Pencabulan itu dilakukan saat korban meninggalkan rumah selama lebih dari dua minggu sejak Kamis (28/3/2019) lalu.
Direncanakan, Kamis pagi, korban akan melakukan pemeriksaan lanjutan.
Namun, korban pada Rabu (17/4/2019) telah meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Pihak keluarga, kata Yakob, berkeyakinan bahwa korban meninggalkan rumah untuk bertemu dengan sang pacar, Tonci Nuban.
“Kemarin di rumah hanya ada mama kecilnya, kami keluar dari jam 6 pagi (untuk ikuti pemilu)."
"Dia (korban) lari (meninggalkan rumah) kurang lebih jam 8 lewat,” paparnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan melaporkan lagi kasus anak hilang ke Polres Kupang Kota sehingga cucunya dapat ditemukan dan proses hukum bagi pelaku akan dilanjutkan.
“Saya tunggu kakaknya datang dari Rote."
"Dia ada pulang dari Rote tanggal 16 April 2019 lalu untuk coblos."