Malang Raya

Pemkot Malang Berniat Masukkan Produk UMKM ke Toko Retail Modern

Pemkot Malang akan memasukkan produk UMKM masyarakat Kota Malang di toko retail modern. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan akan bertemu dengan pimpin

Pemkot Malang Berniat Masukkan Produk UMKM ke Toko Retail Modern
Hayu Yudha Prabowo
Wali Kota Malang, Sutiaji. 

SURYAMALANG COM, KLOJEN - Pemkot Malang akan memasukkan produk UMKM masyarakat Kota Malang di toko retail modern. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan akan bertemu dengan pimpinan retail modern membahas perjanjian dan kesepakatan.

“Saya kemarin bertemu dengan pimpinan retail modern dari Jakarta. Selain menutup retail yang berdekatan dengan pasar, kami juga mendorong nanti produk-produk lokal akan dimasukkan di dalam retail modern”, jelas Sutiaji.

Dalam klausul kesepakatan itu, salah satu syarat produk UMKM bisa masuk retail adalah kemasan yang sesuai standar. Nantinya secara teknis akan diperinci di dalam kesepakatan bersama.

“Maka dari itu kita perbaiki dan tingkatkan kualitas produk UMKM termasuk tempe Sanan. Dengan bantuan anak-anak desain, saya yakin akan lebih baik,” paparnya.

Di sisi lain, Sutiaji menegaskan Pemkot Malang tidak hanya membatasi aturan keberadaan retail modern, tapi juga akan meningkatkan produk UMKM Kota Malang dengan standar terbaik.

"Meskipun produk lokal akan tetapi packaging juga menarik dan modern," jelasnya.

Setidaknya ada 15 toko modern retail yang akan ditutup tahun ini. Penutupan itu karena alasan melanggar aturan pendirian pembangunan, seperti berdiri sangat dekat dengan pasar rakyat tradisional.

"Dalam waktu dekat, targetnya tahun ini, kita akan tutup 15 toko retail modern. Harus ditutup karena sangat berdekatan dengan pasar rakyat kita lokasinya", ujarnya.

Pemkot tengah menginventarisir lebih detail sejumlah toko modern yang dinilai melakukan pelanggaran. Pemkot Malang juga akan melakukan komunikasi dengan pengelola toko retail modern. Sutiaji belum bisa membuka informasi toko modern mana yang akan ditutup.

"Yang jelas ya lokasi berdekatan itu", tandasnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved