Malang Raya

Pemkot Malang Perbaiki Empat Jalan Rusak, Anggarannya Sekitar Rp 650 Juta

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang akan memperbaiki empat titik jalan rusak di Kota Malang. Perbaikan ini menggunakan...

Pemkot Malang Perbaiki Empat Jalan Rusak, Anggarannya Sekitar Rp 650 Juta
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Ada tulisan ‘ajor ji’ di dekat jalan berlubang di Jalan Veteran, Kota Malang, Kamis (21/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang akan memperbaiki empat titik jalan rusak di Kota Malang. Perbaikan ini menggunakan dana insidentil yang berada di Dispekrim.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Malang Ir Dyah Ayu Kusumadewi menjelaskan, empat titik itu adalah Jalan Kinibalu, Jalan Sedap Malam-Menur, Jalan Andong dan Jalan Telaga Warna.

Sementara untuk pemeliharaan rutin ada Jalan Lingkungan RW 06 Karangbesuki, Jalan Sebuku Gang XI RW 08 Bunulrejo. Jalan Karya Timur RW 06 Purwantoro, Jalan Lingkungan RW 05 Cemorokandang, Jalan Hasanudin RW 01 Samaan, Jalan Candi III dan VI Karangbesuki, Jalan Kecubung dan Jl Terusan Lowokdoro – Bumiayu.

Perbaikan menggunakan dana insidentil yang berada di Disperkim ini dilakukan atas permintaan Wali Kota Malang Sutiaji. Saat ini, Disperkim sedang menyusun DED-nya.

“Total untuk empat lokasi sekitar Rp 650 an juta," ujarnya.

Diterangkan Diah, kegiatan ini dilakukan melalui APBD 2019 di Disperkim. Anggaran yang dikeluarkan masuk dalam kegiatan pemeliharaan jalan insidentil.

Rencananya, perbaikan jalan berlubang menggunakan dana insidentil dari Disperkim ini baru dapat dilaksanakam pertengahan 2019. Sebelumnya, Sutiaji mengatakan agar seluruh titik lubang jalan akan dicover dari dana insidentil dinas lain. Selain itu juga menunggu pencairan anggara dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) 2019 ini.

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang M Nur Widianto, menjelaskan, terkait biaya perawatan jalan, memang ada dua perangkat daerah yang mengampu. Keduanya yakni Disperkim dan DPUPR.

“Perkim untuk jalana di permukiman. Kalau DPUPR di jalan raya,” ujarnya.

Dikatakan Widianto, Pemkot Malang memahami kondisi jalan yang ada. Saat ini pemkot Malang tengah berupaya melakukan percepatan agar pelaksanaan perbaikan jalan rusak dilakukan.

“Faktualnya memang seperti itu. Tapi semuanya harus melalui mekanisme. Terdekat di Jl Kahuripan, itu terus kami dorong karena ada percepatan,” terangnya.

Widianto menambahkan, Disperkim saat ini masih proses tender DED. Memang ada tahapan yang harus dilalaui. Ada tender DED dan tender pelaksanaannya.

Sifatnya yang perawatan, titiknya sudah ditentukan. Itulah yang saat ini dipercepat Pemkot Malang. Sebagian sudah tender DED, sebagian lainnya masih mau proses tender DED. Tahapannya, dilakukan survey lokasi,  kemudian tender DED dan selanjutnya tender pelaksanaan.

“Kami sangat memahami suasana kebatinan warga, makannya mendorong percepatan itu. Makannya kami terus pacu. Pak Wali Kota juga terus mendorong percepatan itu,” tutup Widianto. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved