Malang Raya

Soal PPDB, Komisi D Tunggu Tembusan Perwali

Sugiono, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang menyambut baik sistem zonasi dalam PPDB 2019 yang mengacu ke Permendikbud nomer 51/2018.

Soal PPDB, Komisi D Tunggu Tembusan Perwali
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Persiapan UNBK di SMPN 15 Kota Malang, Selasa (23/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Sugiono, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang menyambut baik sistem zonasi dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) 2019 yang mengacu ke Permendikbud nomer 51/2018.

Dimana 90 persen zonasi, 5 persen prestasi dan 5 persen mutasi/kepindahan orangtua.

“Sudah ada peraturan walikotanya. Tapi kami belum menerima tembusannya,” jelas Sugiono pada suryamalang.com usai sidak USBK di SDN Percobaan 2 Kota Malang, Selasa (23/4/2019).

Ia mengharapkan nanti siswa yang rumahnya di zonasi itu bisa tertampung.

Menurutnya, ia kemarin bertemu Kadis Pendidikan.

Disebutnya kadis sedang berusaha ada keleluasaan 90 persen zonasi dimana 70 persen wilayah dan 20 persen reguler.

Tujuannya agar ada keterisian sekolah dipinggir.

“Makanya tadi Komisi D kan juga ke SMPN diperbatasan,” jelasnya.

Sehingga tak sekedar sidak UNBK namun juga bisa mengetahui asal peserta didik seperti di SMPN 15 yang ternyata banyak juga dari Kabupaten Malang, seperti dari Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Lokasi desanya lebih dekat ke kota sehingga siswa banyak sekolah di kota.

Meski di Kecamatan Dau juga ada dua SMPN namun relatif jauh dari desa itu.

Terkait juknis PPDB masuk SDN dan SMPN di Kota Malang juga sedang dibahas Dindik.

“Yang penting juga nanti harus disosialisasikan agar diketahui masyarakat,” kata dia.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved