Pemilu 2019
Kisah Haru Pengantar Galon Air yang Lolos Pemilu 2019 Setelah Diremehkan dan Kalahkan Ketua DPC
Kisah haru Agung Darma (28), seorang pengantar galon berhasil mengamankan satu kursi di DPRD Muna Barat pada Pemilu 2019 kemarin.
Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM – Kisah Agung Darma (28) pria asal Desa Guali, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara yang lolos jadi anggota dewan pada Pemilu 2019, mengalahkan Ketua DPC dan sempat diremehkan.
Berprofesi sebagai pengantar galon dan tenaga honorer di Puskesmas, Agung Darma (28) sering diremehkan ketika ia mendaftar dirinya sebagai calon legislatif apalagi ia harus melawan ketua DPC partainya yang mencalonkan diri di Daerah Pemilihan (DAPIL) yang sama.
Namun, nasib baik memang berpihak pada Agung (28) dirinya yang hanya seorang pengantar galon pun berhasil mengamankan satu kursi di DPRD Muna Barat mengalahkan Ketua DPC Partainya.
“Alhamdulilah senang sekali, senangnya itu karena dukungan orang tua yang begitu full memberikan semangat, dan antusias masyarakat. Dengan keberhasilan ini, semua turut bangga, karena perjuangan bersama-sama, kita menangkan pertarungan ini,” kata Agung, Kamis (25/4/2019)

Agung sendiri tidak menyangkan jika dirinya lolos dalam Pemilu 2019 kemarin.
Pasalnya, banyak orang yang meremehkan dirinya terkait pekerjaan Agung yang hanya sebagai pengantar galon dan tenaga honorer di Puskesman.
Tak hanya itu, Agung juga harus bersaing dengan lawan-lawan politik yang kuat baik dari ketokohan maupun latar belakang finansial.
“Tidak semua perjuangan itu tidak diukur dengan finansial. Karena perjuangan kami ini, dipandang enteng dari beberapa kalangan masyarakat dan merasa sudah besar. Makanya kita jalani dengan ikhlas dan alhamdulillah (lolos),” tuturnya.
Agung Darma mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan (DAPIL) Muna Barat I meliputi Kecamatan Kusambi, Kecamatan Napano Kusambi dan Sawerigadi.
Dari hasil perhitungan suara, Agung berhasil mendapatkan suara terbanyak denga 732 suara.
Bahkan, Agung berhasil mengalahkan jumlah suara Ketua DPC Demokrat Muna Barat yang memperoleh 520 suara.
“Kami juga tidak menyangka mengalahkan ketua partai DPC. Tapi itulah realita, bahwa tidak selamanya, pimpinan partai menjadi pemenang. Tidak selamanya, hari kita sudah buktikan dengan perjuangan yang panjang, alhamdulillah kita bisa kalahkan beliau,” ucap Agung.
Agung sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan padanya.
Bagi Agung, kemenangan dirinya dalam memperolen kursi di DPRD Muna Barat adalah sebuah bukti kepercayaan masyarakat kepadanya, tanpa melihat latar belakang pekerjaan Agung.
Selain itu, Agung berjanji di masa depan, dirinya tak akan melupakan janji-janji politik yang telah ia buat sebelum Pemilu 2019 kemarin.