Malang Raya

Viral Video Buka Bersama Sediakan Miras, Bikin Heboh Dan Jadi Sorotan Medsos Di Kota Malang

Viralnya video buka bersama yang diselenggarakan salah satu distributor handphone dengan menyediakan minuman keras menjadi sorotan di dunia maya.

Viral Video Buka Bersama Sediakan Miras, Bikin Heboh Dan Jadi Sorotan Medsos Di Kota Malang
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Screenshot video viral buka bersama salah satu distributor handphone yang menyediakan miras di salah satu Hotel di Kota Malang, Sabtu (17/5). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kasus viralnya video buka bersama yang diselenggarakan salah satu distributor handphone dengan menyediakan minuman keras (miras) menjadi sorotan di dunia maya.

Video buka bersama itu telah menyebar di dunia maya seperti yang diunggah oleh akun @lambe_viraal di instagram, Kamis (16/5). https://www.instagram.com/p/ BxhFP4tFjmP/?igshid= 1kgyi4x4lnanj

Dalam video berdurasi 49 detik itu memperlihatkan beberapa botol miras yang ditaruh di atas meja. Dari keterangan yang ditulis akun @lambe_turah, acara tersebut berlangsung di salah satu hotel yang berlokasi di Kota Malang.

Hingga kini, 239 komentar telah dilontarkan oleh warga net mengenai postingan tersebut. Kebanyakan dari mereka menyayangkan kegiatan yang dilakukan oleh distributor handphone tersebut.

Seperti yang dilontarkan oleh akun @ika_sabinamy "Bulan puasa setahun sekali, cuma buat dinodai,"

"Ya Allah, andai orang-orang itu tahu, bagaimana setiap yang kita lakukan bernilai pahala, melainkan di jalan yang buruk," tulisnya.

Sementara itu, reaksi keras juga dilontarkan akun Eko WP di akun media sosial Facebook. Dalam postingan yang diunggah pada Rabu (15/4), Eko mengimbau kepada disttributor Handphone tersebut agar tidak menodai acara agama dengan cara haram.

Eko juga menyebut, bahwa Bulan ramadan dan acara buka bersama adalah kegiatan keagamaan yang sakral. "Jangan nodai acara agama dengan cara haram. Atau jangan salahkan kami jika ada gerakan extreme terhadap produk itu, agar anda sadar bahwa tradisi anda melanggar hukum dan peraturan," tulisnya.

Eko juga berharap, semoga distributor handphone segera meminta maaf dan tidak mengulangi kejadian seperti ini lagi. https://m.facebook.com/story. php?story_fbid= 2599907093424534&id= 100002158061811

Hingga Sabtu (18/5) video yang diupload Eko itu sudah dibagikan sebanyak 614 kali dan disukai sebanyak 329 kali.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved