Kabar Sidoarjo
Kronologi dan Pengakuan Saksi Terbakarnya Bus Akas di Jalan Tol di Sidoarjo, Terjadi Saat Bus Melaju
Dari keterangan saksi diketahui awal mula penyebab kebakaran bus AKAS di jalan tol dari blower AC yang tiba-tiba mengeluarkan asap.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kronologi Bus AKASyang terbakar hebat di jalan tol, dekat Gerbang Tol Sidoarjo 2, KM 765/A Minggu (21/7/2019) diungkap petugas PJR Ditlantas Polda Jatim.
Dari keterangan saksi diketahui awal mula penyebab kebakaran diketahui dari blower AC yang tiba-tiba mengeluarkan asap.
Bus AKAS yang terbakar di jalan tol itu berisi 11 orang penumpang, tujuh diantaranya laki-laki, empat orang sisanya perempuan.
• BREAKING NEWS : Bus Akas Terbakar di Jalan ToL Dekat Pintu Tol Sidoarjo, Simak Videonya
• Pria Ini Kaget Lihat Video Istrinya Selingkuh dengan Pria 67 Tahun di Kebun Tebu
• Tindakan Sule & Andre Taulany Setelah Nunung Srimulat Ditangkap, Respon Kompak Mereka Jadi Sorotan
Bus AKAS NR jenis Mercedes Benz Prima bernopol N-7046-US itu dikemudikan Suprapto Raharji (45) warga Probolinggo
Ditemani kondektur bernama Yoyok (50) warga Lumajang.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengungkap kronologi terbakarnya bus yang nahas itu.
Bermula dari bus tersebut melaju dari arah Waru menuju Porong menggunakan lajur paling kiri.
"Bus melaju dalam kecepatan kira-kira 20 km/jam," katanya, Minggu (21/7/2019).
Bambang menceritakan, sesaat setelah bertransaksi e-Toll di gerbang Tol Sidoarjo 2, kondektur bus melaporkan ada hal janggal pada bus yang ditumpangi mereka.

Blower pendingin udara yang ada di bagian atas bus mereka mengeluarkan asap hitam yang berangsur-angsur makin pekat.
"Kondektur atas nama Yoyok melihat kepulan asap pada bagian blower AC, lalu melapor ke supir," lanjutnya.
Lantaran tak mau ambil resiko, lanjut Bambang, bus lalu menepi ke bahu jalan sisi kiri.
Dan sopir memerintahkan semua orang meninggalkan bus.
"Tak lama kemudian tampak percikpan api hingga bus terbakat total," jelasnya.