Bus Sekolah Diprotes

Lembaga Konsumen Minta Pemkot Perhatikan Angkot

Pemkot Malang juga harus memikirkan kerugian yang ditanggung sopir mikrolet. Pemkot harus mencarikan solusi agar para sopir mikrolet tak dirugikan.

Editor: faiq nuraini

SURYA malang, KOTA - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Malang (YLKM), Soewimito berpendapat keberadaan bus sekolah sebenarnya kemajuan dalam bidang transportasi massal di Kota Malang.

Menurutnya, keberadaan bus sekolah dapat mengurangi kemacetan dan sangat membantu orangtua siswa. Orangtua siswa tidak repot lagi mengantar anaknya ke sekolah.

"Kami mendukung bus sekolah. Ini bentuk kemajuan transportasi massal di Kota Malang. Kemacetan dapat berkurang, orangtua siswa diuntungkan," kata Soewimito, Selasa (30/12/2014).

Namun, Pemkot Malang juga harus memikirkan kerugian yang ditanggung sopir mikrolet. Pemkot harus mencarikan solusi agar para sopir mikrolet tetap mendapatkan penumpang.

"Caranya, Pemkot Malang dan sopir mikrolet duduk bersama membahas soal itu. Di pertemuan ini juga kurang lengkap, karena tidak ada dari pihak orangtua siswa. Orangtua siswa juga perlu berpendapat soal bus sekolah," ujarnya. (samsul hadi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved