Kamis, 9 April 2026

BBM Turun, Bupati Malang Himbau Ada Penurunan Harga Sembako-Angkutan

"Ya, kita tidak menyalahkan pemerintah pusat. Sebab kenaikkan dan penurunan harga BBM kan menyesuaikan harga minyak dunia,"

Editor: fatkhulalami

SURYAMalang, KEPANJEN – Bupati Malang Rendra Kresna menghimbau supaya harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dan tarif angkutan segera menyesuaikan. Sebab, pemerintah sudah menurunkan dua kali harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ya, kita tidak menyalahkan pemerintah pusat. Sebab kenaikkan dan penurunan harga BBM kan menyesuaikan harga minyak dunia," kata Rendra Kresna usai membuka acara paduan suara di Aula Dinkes Kabupaten Malang di Kepanjen, Selasa (20/1/2015).

Menurut Rendra, seharusnya harga-harga dan tarif angkutan juga turun.

"Ya turunnya menyesuaikanlah," jawab Rendra.

Jika tarif angkutan tetap tinggi, kata Rendra, maka risikonya adalah ditinggal penumpang.

"Nanti yang merasakan dampaknya adalah dia sendiri," jelasnya.

Memang, usai ada kenaikkan BBM pada November 2014 lalu, harga dan tarif angkutan langsung ikut meroket. Idealnya, setelah diturunkan lagi, maka kondisinya menyesuaikan.

Kata Rendra, pascakenaikkan BBM, tarif angkutan pedesaan langsung naik. Kemudian dua kali BBM turun harga. Sampai sekarang, dirinya belum sampai mengeluarkan peraturan bupati terkait tarif angkutan.

Karena itu, ia hanya bisa menghimbau agar tarifnya kembali menyesuaikan. Pascakenaikkan BBM lalu, tarif angkutan pedesaan di Kabupaten Malang naik bervariasi.

(Sylvianita Widyawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved