Kamis, 30 April 2026

Bus Sekolah Malang

Sambangi Sekolah di Malang, Siswa-Siwi Sambut Antusias

“Kami hanya mencoba mensosialisasikan bus ini pada siswa dan uji coba waktu tempuh,”

Tayang:
Editor: fatkhulalami

SURYAMalang, KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali mensosialisasikan keberadaan bus sekolah kepada siswa. Pemkot minta empat bus bernama ‘Halokes’ itu menyambangi sekolah-sekolah yang menjadi tujuan rute masing-masing, Selasa (20/01/2015) siang.

Menurut Bram (34), salah satu sopir bus sekolah di jalur dua tujuan bus sekolah itu ‘ngetem’ di sekolah-sekolah untuk mengambil jadwal masuk dan pulang siswa.

Data ini penting bagi para sopir guna memperkirakan jadwal keberangkatannya.

“Kami juga menyampaikan kepada siswa atau guru yang penasaran dengan bus ini, boleh naik. Ini gratis,” kata Bram saat ditemui di depan SMA Negeri 4 Kota Malang, Selasa siang.

Di pusat Kota Malang ini, Bram juga bersama tiga bus dari jalur 1, 3, dan 4. Saat itu mereka ‘ngetem’ di depan SMA kompleks Tugu selama satu jam.

“Kami hanya mencoba mensosialisasikan bus ini pada siswa dan uji coba waktu tempuh,” tambah Bram.

Usai menyambangi SMA Tugu, keempat bus sekolah itu lalu berpencar ke sekolah-sekolah lain yang jadi trayeknya.

Bram yang mengemudikan bus di jalur dua saat itu langsung melalui trayeknya, yakni jalan Raya Langesep, Raya Dieng, Taman Wilis, Jalan Gede, Jalan Jakarta, Jalan Bogor Bawah, hingga ke Balai Kota kembali.

Selama mengitari rute tersebut, mereka juga menyambangi sekolah-sekolah, seperti SMP Negeri 4, SMK Negeri 2, dan SMA Negeri 8 yang berlokasi di jalan Veteran.

Di sini, siswa usai pulang sekolah juga banyak yang penasaran dengan bus sekolah mereka, lalu menaiki bus. Seperti yang dilakukan Muhammad Fajar Rohim bersama tiga temannya.

Para siswa kelas 8 di SMP Labs ini sempat menengok, dan mencoba duduk di bangku yang ada di bus tersebut. Mereka saat itu sangat antusias, bahkan sempat request agar televisi di bus itu dinyalakan sejenak. Sayangnya, permintaan itu tak dituruti karena bus ini masih uji coba.

“Kalau kami sih inginnya naik bus sekolah saja pulang atau pergi ke sekolahnya. Soalnya murah, uangnya bisa disimpan untuk jajan di sekolah,” kata Rochim sembari berharap agar bus tersebut segera dioperasionalkan.

(Adrianus Adhi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved