Pro Kontra Valentine
Sekolah Katolik di Surabaya ini Tak Mau Rayakan Valentine
"Himbauan larangan dari Dinas Pendidikan itu baik, sebenarnya kan memang untuk mengantisipasi anak-anak muda yang merayakannya dengan seks bebas,"
SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Instruksi Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk tidak merayakan hari Valentine, diikuti oleh banyak sekolah, tak terkecuali SD Katolik Karitas 3 Surabaya.
Kepala Sekolah SDK Karitas 3, Yohanes Riyadi, mengatakan, sekolah yang berlokasi di Jalan Simpang Darmo Permai Utara Surabaya itu bahkan tidak pernah merayakan hari Valentine secara spesifik sejak dulu.
"Valentine hanya momen dimana anak-anak mengungkapkan kasih sayang mereka pada teman, guru, orang tua dan warga sekolah lainnya. Tapi sebenarnya itu bukan hanya dilakukan saat 14 Februari saja," kata Yohanes, Sabtu (14/2/2015).
Tak hanya SD, SMP Katolik Karitas 3 juga tidak pernah menggelar peringatan hari tersebut di sekolah.
Kepala Sekolah SMPK Karitas 3, Seger Widodo, mengatakan, hari Valentine tidak seharusnya dirayakan dengan kegiatan hura-hura.
"Saya rasa memang seharusnya valentine dialihkan pada hal yang lebih positif atau bermanfaat seperti acara baksos. Karena tidak bagus juga jika dirayakan dengan hura-hura," ungkap nya.
Salah satu walimurid SMP Karitas 3, Piur, juga setuju bila Dinas Pendidikan melarang perayaan hari Valentine.
Menurut Piur, hari valentine tak perlu dibesar-besarkan.
"Himbauan larangan dari Dinas Pendidikan itu baik, sebenarnya kan memang untuk mengantisipasi anak-anak muda yang merayakannya dengan seks bebas," ungkap Piur. (Magdalena Fransilia)